Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharjo, Budi
dc.contributor.advisorTinaprilla, Netti
dc.contributor.authorSesariyadi, Muhammad
dc.date.accessioned2025-08-07T10:11:37Z
dc.date.available2025-08-07T10:11:37Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167873
dc.description.abstractSeperti lembaga keuangan lainnya, Bank Syariah memiliki fungsi sebagai lembaga penghubung. Penerapan prinsip syariah, seperti ketiadaan bunga bank, penerapan sistem akad pada setiap transaksi, hingga pengelolaan dana yang terbatas pada kegiatan bisnis yang halal menurut Islam, merupakan faktor yang membedakan antara Bank Syariah dengan lembaga keuangan lain khususnya Bank Kovensional. Jumlah rekening yang dimiliki Bank Syariah hingga tahun 2016 hanya 8.97 persen dari total rekening Bank Konvensional. Hal ini merupakan indikasi awal bahwa perkembangan Bank Syariah masih sangat lamban dan banyak masyarakat belum beralih pada Bank Syariah meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Hal ini menjadi masalah bagi Bank Syariah mengingat masyarakat Indonesia adalah pasar potensial bagi Bank Syariah, dimana jumlah penduduknya 87.18 persen adalah beragama Islam (BPS 2010). Kondisi ini mengindikasikan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Syariah rendah. Untuk meningkatkan nasabah dalam menyimpan dananya pada Bank Syariah, maka pihak Bank Syariah perlu mempelajari hal-hal yang melatar belakangi seseorang terkait keputusan dalam menyimpan dananya di Bank Syariah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minat, serta mengetahui komponen faktor-faktor yang dapat mempengaruhi minat menabung pada Bank Syariah. Sehingga nantinya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi Bank Syariah mengenai minat menabung masyarakat Kota Bogor di Bank Syariah. Pengumpulan data primer pada penelitian ini menggunakan metode survei dengan wawancara dengan kuesioner terstruktur yang disebarkan pada responden. Responden dalam penelitian ini tediri dari dua kelompok yaitu; responden Konvensional merupakan responden yang menjadi nasabah Bank Konvensional dan responden Konvensional Syariah yang merupakan responden yang menjadi nasabah Bank Konvensional dan Bank Syariah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 223 responden yang terdiri dari 112 responden Konvensional dan 111 responden Konvensional Syariah. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juli tahun 2017. Pengujian model struktural dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). SEM merupakan suatu teknik analisis multivariat yang memungkinkan untuk menguji hubungan antara variabel kompleks untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai keseluruhan model. Kelebihan SEM adalah dapat mengetahui hubungan diantara variabel sebagai sebuah unit dengan asumsi pengukuran yang andal dan sempurna. Berdasarkan hasil yang didapat dari metode SEM bahwa minat menabung responden Konvensional terhadap Bank Syariah cukup tinggi yaitu 54.50 persen. Pada responden Konvensional Syariah, minat untuk menambahkan saldo tabungan pada Bank Syariah sangatlah tinggi yaitu 78.38 persen. Pada responden Konvensional faktor-faktor yang mempengaruhi minat adalah sikap terhadap perilaku (STP) dan norma subjektif (NS) yang menghasilkan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung pada Bank Syariah. Pada responden
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleAnalisis Minat Menabung Masyarakat Di Bank Syariahid
dc.subject.keywordBank Syariahid
dc.subject.keywordMinatid
dc.subject.keywordMenabungid
dc.subject.keywordSemid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record