| dc.description.abstract | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah sebuah lembaga yang
mempunyai dasar hukum dibentuk berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2011 bahwa
pengelolaan zakat harus terintegrasi dengan BAZNAS sebagai koordinator
seluruh pengelola zakat. Pada saat ini di BAZNAS mempunyai isu rencana
strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas amil namun belum ada
data yang valid untuk mengukur kompetensi amil tersebut sehingga berakibat sulit
untuk memetakan sumber daya manusia. Selain itu penerapan IT di BAZNAS
juga menjadi bagian dari isu strategis BAZNAS.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototipe penerapan DSS untuk
pengukuran kompetensi amil BAZNAS. Kompetensi amil BAZNAS diukur
dengan berbagai metode kompetensi baik soft skill maupun hard skill. Jenis
kompetensi tersebut diwujudkan dalam dua faktor kompetensi, yaitu prasyarat
dan non prasyarat. Pada kompetensi prasyarat meliputi kriteria syarat pendidikan,
syarat kemampuan fiqih zakat dan Islamic World View. Sedangkan faktor non
prasyarat meliputi kriteria kompetensi umum, penilaian kompetensi internal
terkait Key Performance Indicator (KPI), kepemilikan sertifikat pelatihan internal,
keikutsertaan dalam proyek, masa kerja dan prestasi kerja internal yang tidak
berkaitan dengan KPI, kompetensi eksternal (kepemilikan sertifikat kompetensi
dari LSP, prestasi kerja eksternal dan kepemilikan sertifikasi kompetensi non
LSP), dan Islamic Behavior.
Hasil AHP menunjukkan faktor yang menjadi prioritas utama sebagai
standar kompetensi karyawan BAZNAZ yaitu kriteria islamic behavior dengan
nilai bobot sebesar 0.408. prioritas kedua yaitu kompetensi internal sebesar 0.284,
prioritas ketiga yaitu kompetensi umum sebesar 0.229 dan keempat yaitu
kompetensi eksternal sebesar 0.078. Pembuatan DSS (Decision Support System)
diharapkan dapat mendukung program isu strategis BAZNAS. Sedangkan untuk
general kompetensi menggunakan penilaian 360◦ dan Islamic behavior
menggunakan skala likert. Prototipe DSS yang dihasilkan akan menghasilkan 5
skala interval penilaian yang hasilnya menunjukkan hasil penilaian kompetensi
setiap amil. | |