Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorSasongko, Hendro
dc.contributor.authorAyu, Kahiyang
dc.date.accessioned2025-08-07T10:09:43Z
dc.date.available2025-08-07T10:09:43Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167845
dc.description.abstractKebutuhan gula di Indonesia dari tahun ke tahun tidak diimbangi dengan peningkatan produksi gula di Indonesia. Sampai saat ini kondisi industri gula di Indonesia masih memprihatinkan apabila ditinjau dari aspek produktivitas, perkembangan areal maupun hubungan sosial yang ada sehingga pemerintah masih melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan gula di Indonesia. Dalam upaya mengurangi impor gula, PTPN X berupaya untuk memperbaiki strategi dan meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan. Beberapa langkah strategi diantaranya menjaga pasokan tebu agar bahan baku produksi tetap tersedia secara berkelanjutan dan melakukan revitalisasi. Penelitian ini berteujuan untuk menganalisis posisi PTPN X dalam peta industri gula di Indonesia dan menentukan prioritas strategi bisnis yang dapat diimplementasikan oleh PTPN X. Penelitian dilakukan di PT Perkebunan Nusantara X Surabaya. Data primer diperoleh dari hasil diskusi tujuh responden ahli, sedangkan data sekunder diperoleh dari arsip perusahaan, literatur, serta referensi dari dalam dan luar organisasi. Pendekatan penelitian dilakukan secara deskriptif melalui studi kasus. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan pengisian kuesioner. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis SWOT, dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa strategi dipengaruhi oleh faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Yang menjadi fokus utama PT Perkebunan Nusantara X untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan cara meningkatkan kerjasama dengan petani tebu melalui program agroindustri berbasis tebu. Selain itu, sejak tahun 2012 PTPN X melakukan revitalisasi perusahaan secara bertahap dengan cara mengganti mesin produksi yang lama menjadi baru. Melakukan diversifikasi produk berbasis tebu juga menjadi fokus utama dari PT Perkebunan Nusantara X sebagai nilai tambah perusahaan. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan strategi bisnis daya saing perusahaan perkebunan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTPN X berada pada posisi melakukan ekspansi bisnis dengan melakukan revitalisasi dan diversifikasi secara bertahap. Prioritas strategi yang dapat dilakukan PTPN X adalah meningkatkan kerjasama dengan petani dengan program agroindustri berbasis tebu, meningkatkan hasil produksi gula dengan perluasan lahan dan revitalisasi, melakukan diversifikasi produk berbasis tebu, mengganti mesin produksi. Implikasi manajerial hasl penelitian merekomendasikan untuk meningkatkan kerjasama dengan petani dengan program agroindustri berbasis tebu.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleAnalisis Strategi dan Daya Saing Perkebunan Tebu (Studi Kasus Ptpn X Surabaya)id
dc.subject.keywordAnalytical Hierarchy Process (Ahp)id
dc.subject.keywordGulaid
dc.subject.keywordPtpn Xid
dc.subject.keywordAnalisis Swotid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record