| dc.description.abstract | Bagi perusahaan, pemberian imbalan dipandang sebagai kunci mengelola
sumber daya manusia secara efektif sesuai kebutuhan perusahaan dan karyawan.
Oleh karenanya, perusahaan sangat perlu memikirkan kebijakan imbalan yang
tepat. Salah satu bentuk imbalan adalah upah atau gaji. Selayaknya upah atau
gaji yang diterima seseorang didasarkan pada kinerja atau prestasi orang tersebut.
Untuk penerapannya, dibutuhkan adanya alat administratif berupa struktur dan
skala upah yang dapat dijadikan pedoman dalam penetapan besarnya upah atau
gaji maupun pergerakan peninjauan upah pokok masing-masing pekerja/buruh.
PT. XYZ merupakan perusahaan skala usaha menengah di industri farmasi yang
belum menerapkan struktur dan skala upah sehingga perlu dilakukan penelitian.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji penerapan struktur upah di perusahaan
dikaitkan dengan prinsip keadilan, meneliti faktor-faktor yang memengaruhi
peninjauan upah dasar atau upah pokok pekerja/buruh, serta merumuskan dan
mengusulkan alternatif pernyempurnaan struktur upah di PT. XYZ.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif dan
kuantitatif. Pengumpulan data dan informasi melalui observasi, penyebaran
kuesioner kepada pekerja/buruh, wawancara, serta pengumpulan data sekunder.
Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah tabulasi silang dan
persentase, serta analisis deskriptif dalam mengkaji penerapan struktur upah di
perusahaan dan untuk mendapatkan informasi mengenai faktor-faktor yang
memengaruhi peninjauan upah dasar atau upah pokok di perusahaan.
Untuk dapat merumuskan dan mengusulkan alternatif penyempurnaan
struktur upah di PT. XYZ ditempuh langkah-langkah penyusunan struktur dan
skala upah. Alat bantu analisis yang digunakan adalah metode Eckenrode, metode
point factor, serta metode linier dan exponential. Berdasarkan metode Eckenrode,
tanggung jawab operasional memiliki bobot yang paling besar yaitu 0.16. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa struktur upah di PT. XYZ belum sepenuhnya
mencerminkan keadilan baik keadilan internal maupun keadilan eksternal. PT.
XYZ belum melaksanakan evaluasi jabatan dan survei upah (benchmark) dalam
penetapan struktur upah pokok di perusahaan. Di sisi lain, masih terdapat
sejumlah responden yang menyatakan tidak puas atas upah pokok yang diterima.
Alasan terbesar adalah upah pokok yang diterima hanya sebatas upah minimum.
Penelitian ini telah merumuskan dan mengusulkan struktur dan skala upah di PT.
XYZ dengan metode linier dan eksponensial sebagai upaya yang dapat ditempuh
oleh perusahaan agar struktur upah yang diterapkan dapat berkeadilan dan dapat
meningkatkan kepuasan pekerja/buruh. | |