Show simple item record

dc.contributor.advisorOktaviani, Rina
dc.contributor.advisorSahara
dc.contributor.authorPutra, Eman Wisnu
dc.date.accessioned2025-08-07T10:09:19Z
dc.date.available2025-08-07T10:09:19Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167839
dc.description.abstractTingkat produksi biji kopi robusta di Indonesia mencapai 85 % dari total produksi seluruh biji kopi di Indonesia. Bandar Lampung merupakan sentra perdagangan utama biji kopi robusta dengan volume ekspor setidaknya 75 % dari total ekspor biji kopi dari seluruh wilayah Indonesia. PT Asia Makmur (PTAM) adalah salah satu perusahaan modal dalam negeri dan memiliki ijin perdagangan sebagai eksportir yang berkedudukan di Bandar Lampung. Pengembangan bisnis diperlukan PTAM karena selama ini sebagai perusahaan perorangan dikelola berdasarkan manajemen keluarga berupaya untuk mempertahankan serta meningkatkan pendapatan perusahaan di tahun-tahun yang akan datang. Langkah strategis diperlukan dalam menghadapi faktor internal dan eksternal perusahaan yaitu pengelolaan kekuatan dan kelemahan serta memanfaatkan peluang serta menanggulangi ancaman yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus untuk mendapatkan gambaran informasi, kondisi, penjelasan yang terkait dengan obyek penelitian secara faktual, akurat dan sistematis. Data yang diperoleh didapatkan dari wawancara mendalam dan secara langsung dengan tim manajemem PTAM disertai dengan dokumen-dokumen perusahaan. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menganalisis lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh pada perusahaan. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan Strategic Factor Analysis Summary (SFAS) dengan metode paired comparison melalui pemberian bobot serta peringkat pada tiap-tiap faktor internal dan eksternal perusahaan. Melalui evaluasi matriks SFAS maka didapatkan strategi prioritas bagi PTAM baik itu strategi jangka pendek, menengah dan panjang. Sesudahnya maka analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities and Threats) digunakan berdasarkan hasil yang didapatkan dari SFAS. Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi pada ketiga elemen tersebut maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa faktor internal dominan yang menjadi kekuatan PTAM adalah kemampuan memproduksi produk spesial (premium) disertai dengan kapasitas penyimpanan dan kapasitas pengolahan dengan kelemahan utama pada sumber daya manusia yang berkualitas dengan keahlian bahasa Inggris untuk bisnis dan pengetahuan perdagangan internasional. Sementara faktor eksternal dominan berupa peluang utama adalah penjualan langsung ke pemakai, produksi biji kopi bersertifikat internasional serta permintaan pasar domestik yang tinggi dengan ancaman utama adalah kompetisi dengan perusahaan modal asing (PMA), volatilitas bursa kopi dunia serta harga jual ekspor yang kompetitif. Rekomendasi strategi pengembangan bisnis PTAM dilakukan dengan integrasi vertikal melalui forward integration dan backward integration
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Pengembangan Bisnis Biji Kopi Robusta (Studi Kasus: Pt Asia Makmur)id
dc.subject.keywordAnalisis Swotid
dc.subject.keywordBiji Kopi Robustaid
dc.subject.keywordPengembangan Bisnisid
dc.subject.keywordInternal Factor Analysis Summary (Ifas)id
dc.subject.keywordStrategic Factor Analysis Summary (Sfas)id
dc.subject.keywordPaired Comparisonid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record