| dc.description.abstract | Informasi yang relevan akan memberikan pengaruh positif terhadap pasar
pada saat informasi tersebut terjadi. Suatu informasi relevan yang berhubungan
dengan sekuritas yang diperdagangkan di pasar, akan dipergunakan investor
dalam menganalisa dan menginterprestasikan nilai dari sekuritas tersebut. Reaksi
pasar ditunjukkan dengan adanya perubahan harga dari sekuritas bersangkutan.
Reaksi ini dapat diukur dengan menggunakan return sebagai nilai perubahan
harga atau dengan menggunakan abnormal return (Jogiyanto, 2014). Fenomena
yang timbul sebagai dampak dari informasi tersebut selain mampu mempengaruhi
harga saham, juga mempengaruhi tingkat volume transaksi perdagangan saham
dan tingkat likuiditas saham.
Beberapa penelitian terdahulu menyatakan bahwa informasi perubahan
emiten dari sebuah indeks berpengaruh terhadap nilai saham emiten tersebut baik
dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Perubahan nilai saham
emiten diukur berdasarkan return saham, likuiditas saham dan persepsi (reaksi)
investor. Penelitian yang mengukur pengaruh terhadap tingkat return saham dan
likuiditas saham telah banyak dilakukan di Indonesia. Sedangkan penelitian untuk
mengukur pengaruh informasi perubahan komposisi indeks terhadap persepsi
(reaksi) investor di Indonesia relatif masih sangat terbatas. Pengukuran persepsi
(reaksi) investor tersebut diukur berdasarkan perubahan nilai shadow cost dari
saham tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, penelitian dilakukan dengan tujuan menguji
pengaruh informasi perubahan komposisi indeks LQ 45 terhadap tingkat return
saham, likuditas saham dan persepsi (reaksi) investor. Sebagai salah satu indeks
utama yang berlaku di Bursa Efek Indonesia, indeks LQ 45 mampu menjadi
indikator bagi investor dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja saham yang
memiliki tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar yang sangat tinggi. Total nilai
kapitalisasi pasar dari indeks LQ 45 mencerminkan 70% dari nilai kapitalisasi dan
nilai transaksi saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Pengujian dalam penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney (MannWhitney U Test) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan sebelum
dan setelah informasi perubahan komposisi indeks LQ 45 diumumkan terhadap
tingkat return saham (abnormal return), tingkat likuiditas saham (relative bid-ask
spread dan amihud’s illiquidity) serta tingkat reaksi investor (number of
shareholders dan shadow cost). Selanjutnya dilakukan pengujian hubungan
tingkat abnormal return terhadap tingkat likuiditas saham, nilai pasar relatif saham
dan umur saham tersebut terdaftar di bursa. Pengujian dilakukan terhadap
kelompok emiten yang masuk dan keluar dari indeks LQ 45 selama periode 2011-
2015. Jumlah emiten yang masuk dan keluar selama periode 2011-2015 sebanyak
50 emiten untuk masing kategori. Filtrasi dilakukan terhadap data emiten tersebut
agar data yang dipergunakan bebas dari pengaruh informasi selain informasi
perubahan komposisi indeks LQ 45. Jumlah emiten setelah hasil filtrasi menjadi
38 emiten untuk kategori masuk dalm indeks LQ 45 dan 40 emiten untuk kategori
keluar dari indeks LQ 45. | |