Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorMaulana, Agus
dc.contributor.authorHutabarat, Andro Maruli Pandapotan
dc.date.accessioned2025-08-07T10:09:02Z
dc.date.available2025-08-07T10:09:02Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167835
dc.description.abstractInternasionalisasi sebagai dampak globalisasi adalah proses perusahaan bergerak dan melakukan kegiatan usaha di luar batas negara. Internasionalisasi selain menciptakan peluang usaha baru juga memunculkan tantangan. Untuk dapat melakukan internasionalisasi dengan baik perusahaan harus memilih strategi pengembangan usaha dan moda masuk pasar yang tepat. Jatuhnya harga minyak dunia sejak tahun 2012 memukul industri minyak dan gas yang memicu perubahan besar dalam proses bisnis serta pengurangan belanja modal. Menurunnya rencana pengembangan baru secara otomatis berdampak pada turunnya permintaan jasa enjiniring. Kondisi ini juga dirasakan industri minyak dan gas Indonesia dan pasar jasa enjiniring sebagai salah satu industri pendukungnya. PT. Tripatra Engineering sebagai pemimpin pasar domestik jasa enjiniring minyak dan gas dalam lima tahun terakhir juga terkena dampak penurunan pasar dimana tingkat pendapatan perusahaan turut menurun secara signifikan. Namun, pergeseran global dalam pemanfaatan energi gas dan peningkatan harga minyak memberikan harapan cerah kepada industri. Papua Nugini sebagai salah satu negara eksportir terbesar minyak dan gas di Asia Pasifik memulai rencana pengembangan besar terhadap lapangan minyak dan gas yang dimilikinya, demikian halnya dengan perkembangan pasar di Houston sebagai ibukota industri minyak dan gas dunia. Kondisi ini membuka peluang besar bagi perusahaan mancanegara untuk memasuki pasar Papua Nugini dan Houston. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis seberapa besar pasar Papua Nugini dan Houston, (2) menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi pemilihan moda masuk pasar dan (3) menganalisis dan merumuskan moda masuk yang tepat untuk memasuki pasar Papua Nugini dan Houston. Data primer penelitian ini didapatkan dari hasil kuesioner dan wawancara dengan responden yang merupakan pihak – pihak terkait baik internal dan eksternal. Sementara data sekunder didapatkan dari hasil studi literatur, laporan, jurnal dan publikasi. Hasil penelitian dan analisis data mengindentifikasi faktor – faktor internal perusahaan berupa kekuatan dan kelemahan serta faktor – faktor eksternal berupa peluang dan ancaman. Hasil matriks internal eksternal terhadap PT. Tripatra Engineering menempatkan perusahaan pada posisi kuadaran II yaitu tumbuh dan berkembang dimana beberapa pilihan strategi pengembangan antara lain melakukan pengembangan pasar, penetrasi pasar dan pengembangan produk. Analisis matriks SWOT menghasilkan empat alternatif strategi dan berdasarkan analisis QSPM memberikan prioritas pertama kepada strategi SO (strengthopportunities) yaitu memasuki pasar internasional Papua Nugini dan Houston yang berkembang dimana regular klien beroperasi dengan membentuk kerja sama dengan partner lokal dan internasional serta memanfaatkan tenaga ahli enjiniring Indonesia untuk menekan biaya produksi
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Internasionalisasi Perusahaan Konsultan Enjiniring Di Indonesia Studi Kasus Pt.Tripatra Engineeringid
dc.subject.keywordHoustonid
dc.subject.keywordInternasionalisasiid
dc.subject.keywordModa Masukid
dc.subject.keywordPapua Nuginiid
dc.subject.keywordQspmid
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordTripatraid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record