| dc.description.abstract | Peran NGO sebagai salah satu agen perubahan sosial telah mengalami
perkembangan yang signifikan, sementara pada kondisi lain banyak sekali
permasalahan yang terjadi di dunia per-NGO-an. Saat ini belum banyak penelitian
yang membahas tentang model bisnis NGO dibandingkan dengan manajemen
perusahaan komersial umumnya. Rimbawan Muda Indonesia sebagai salah satu
NGO nasional merupakan representatif dari NGO di Indonesia telah mengalami
kondisi yang stagnant dan memerlukan strategi-strategi baru untuk perbaikan
model bisnis sehingga bisa mengisi gap melalui model bisnis alternatif di masa
mendatang, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait dengan model bisnis NGO.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu memberikan
gambaran atas suatu peristiwa atau gejala di suatu tempat tertentu dengan
menggunakan pengolahan data dalam bentuk deskripsi analisisdengan alat bantu
Business model canvas dengan survey yang dilakukan di Rimbawan Muda
Indonesia dan yang menjadi responden yaitu pihak internal RMI terdiri dari
mantan Direktur, Direktur, Manajer, Board dan pihak luar RMI terdiri dari
masyarakat dampingan, tokoh masyarakat dampingan, lembaga donor dan
jaringan kerja RMI.
Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif
kualitatif. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Business model canvas
(BMC) dengan metode analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman
(matriks SWOT).
Berdasarkan hasil penelitian pada Rimbawan Muda Indonesia dapat
diperoleh kesimpulan identifikasi model bisnis yang dijalankan saat ini dilakukan
melalui pemetaan terhadap sembilan elemen dalam business model canvas, hasil
analisis SWOT pada setiap elemen BMC diketahui bahwa diperlukan perbaikan
terhadap sembilan elemen model bisnis, terdapat beberapa alternatif strategi yang
dihasilkan dari matriks SWOT, rancangan prototipe model bisnis untuk NGO
spesifik untuk customer segment lembaga donor sehingga universal untuk semua
NGO. | |