Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukytawati
dc.contributor.advisorHidayat, Syamsul
dc.contributor.authorMaulida, Ria
dc.date.accessioned2025-08-07T10:07:08Z
dc.date.available2025-08-07T10:07:08Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167807
dc.description.abstractBursa komoditi merupakan suatu sarana perdagangan yang terorganisir untuk melakukan tansaksi jual beli komoditi dibentuk agar perdagangan komoditi berjalan baik dan risiko dalam perdagangan dapat terkendali. Salah satu risiko yang terjadi dalam perdagangan komoditi adalah harga berfluktuasi. Indonesia merupakan negara penghasil beberapa komoditi utama salah satu yaitu komoditi kakao. Kakao di Indonesia merupakan produsen terbesar ketiga di dunia. Kakao mengalami pergerakan harga yang berfluktuatif dalam perdagangan komoditi yang menyebabkan kekahwatiran pelaku usaha. Bursa Berjangka Jakarta merupakan salah satu bentuk kegiatan pengelolah risiko harga yang memperdagangkan kakao di pasar perjangka. Pergerakan harga futures dan harga spot kakao yang berfluktuatif di pasar berjangka menjadi risiko pasar dan cela bagi pelaku pasar untuk mendapat keuntungan dari perbedaan harga futures dan harga spot. Pergerakan harga spot dan harga futures akan membentuk keseimbangan harga di pasar. Kesimbangan harga spot dan harga futures yang terbentuk dapat dijadikan tolak ukur tingkat efisien pasar. Besarnya potensi pasar berjangka komoditi kakao dilakukan pengujian hipotesis pasar efisien untuk memberi informasi pada pelaku pasar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Melihat perkembangan perdagangan pasar berjangka pada komoditi kakao di Bursa Berjangka Jakarta, 2) Menguji pasar efisien jangka panjang pada pasar berjangka pada komoditi kakao, 3) Menguji pasar efisien jangka pendek pada pasar berjangka pada komoditi kakao. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan difrensial. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah voume transaksi kontrak kakao, harga spot dan harga futures historis harian kakao sejak komoditi kakao bergabung di pasar berjangka Desember tahun 2011 sampai Desember tahun 2016. Analisis deskriptif pada perkembangan perdagangan pasar berjangka komoditi kakao dari nilai volume trading komoditi kakao yang mengalami pertumbuhan fluktuatif antara - 126,050% sampai 39,480%, dan pertumbuhan rata-rata Kakao sebesar -6,462%. Bursa berjangka komoditi kakao mengalami peningkatan dari tahun 2011-2015 dan berada di puncak tertinggi pada tahun 2015 yang disebabkan karena harga futures meningkat sehingga dibaca investor kondisi yang menguntungkkan untuk melakukan transaksi pada komoditi kakao. Nilai volume kakao mengalami penurunan pada tahun 2016 yang disebabkan oleh turunnya harga spot dan harga futures komoditi kakao di Indonesia sehingga investor tidak tertarik untuk melakukan transaksi dan melakukan transaksi jual di komoditi kakao. Pengujian efisiensi pasar pada penelitian ini dilakukan pada hubungan jangka panjang dan hubungan jangka pendek serta mengandung risk premium antara harga spot dan harga futures. Uji stasioner data harga spot dan harga futures menggunakan uji akar unit Augmented Dickey Fuller (ADF) menunjukkan bahwa data harga spot dan harga futures telah stasioner pada tahap first difference. Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan pengujian kointegrasi, maka model yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM).
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePengujian Efisiensi Pasar Pada Pasar Berjangka Komoditi Kakao Di Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Future Exchange)id
dc.subject.keywordEfisiensi Pasarid
dc.subject.keywordKomoditi Kakaoid
dc.subject.keywordPasar Berjangkaid
dc.subject.keywordPremi Risikoid
dc.subject.keywordUji Kointegrasiid
dc.subject.keywordError Correction Model (Ecm)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record