Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorSaptono, Imam Teguh
dc.contributor.authorDjauhari, Raden Ramdan Achmad
dc.date.accessioned2025-08-07T10:07:00Z
dc.date.available2025-08-07T10:07:00Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167805
dc.description.abstractKondisi Non Perfoming Loan (NPL) merupakan salah satu indikator utama yang menunjukkan tingkat kesehatan industri perbankan. Secara umum NPL total perbankan di Indonesia menunjukkan pola pergerakan yang searah dengan kondisi makroekonomi Indonesia. Pada saat terjadi kondisi ekstrim misalkan krisis, NPL perbankan berada pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan pada saat ekonomi dalam kondisi normal. Namun pergerakan NPL secara sektoral (sesuai sektor ekonomi) menunjukkan variasi yang berbeda yang dimungkinkan terjadi karena perbedaan respon masing-masing sektor atas perubahan variabel makroekonomi yang ada. Pengaruh dan respon masing-masing sektor terhadap pergerakan variabel makroekonomi ini perlu dilakukan penelitian agar memberikan gambaran yang utuh dan dapat menjadi mitigasi resiko perbankan atas kredit yang disalurkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan memberikan gambaran atas suatu peristiwa tertentu dengan menggunakan pengolahan data dalam bentuk angka dengan alat bantu statistik dengan menggunakan data sekunder atas variabel makroekonomi domestik Indonesia serta makroekonomi yang bersifat internasional, dengan variabel Non Performing Loan (NPL) perbankan nasional di Indonesia.. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Vector Auto Regression (VAR) / Vector Error Correction Model (VECM) dengan menggunakan software E-Views 9.0 dan MS Office. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diperoleh kesimpulan berdasarkan variabel-variabel makroekonomi domestik yaitu tingkat suku bunga (BIRATE), tingkat harga (CPI), tingkat produksi (IPXINA), nilai tukar (KURS), perdagangan (TRADE) dan juga variabel makroekonomi internasional yaitu suku bunga (LIBOR), harga minyak dunia (OIL), dan juga tingkat produksi China (IPXCHINA) terhadap NPL 8 sektoral dan NPL total, menunjukkan seluruh variabel makroekonomi yang diuji memiliki pengaruh dan memberikan respon masing-masing dengan arah yang bervariasi sesuai dalam mempengaruhi pergerakan NPL.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePengaruh Variabel Makroekonomi Domestik dan Internasional Terhadap Npl Sektoral Perbankan Di Indonesiaid
dc.subject.keywordEkonomi Makronon Performing Loan (Npl)id
dc.subject.keywordVector Auto Regression (Var)id
dc.subject.keywordVector Error Correction Model (Vecm)id
dc.subject.keywordPerbankanid
dc.subject.keywordAnalisis Impulse Respon Function (Irf)id
dc.subject.keywordAnalisis Forecasting Error Variance Decomposition (Fevd)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record