Show simple item record

dc.contributor.advisorMarimin
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorOktavia, Erlinda
dc.date.accessioned2025-08-07T10:05:18Z
dc.date.available2025-08-07T10:05:18Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167776
dc.description.abstractIndustri perunggasan di Indonesia berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tingkat produksi nasional meningkat, akan tetapi tingkat konsumsi masyarakat terhadap produk perunggasan (ayam) masih tergolong rendah bagi negara berkembang, khususnya di regional Asia. Hal ini menjadi peluang bagi perusahaan perunggasan untuk memperluas pasarnya. Efisiensi dan kompetisi berdaya saing sangat dibutuhkan, baik persaingan dengan pesaing yang sudah ada maupun pesaing baru. Sedangkan penerapan integrasi vertikal pada perusahaan perunggasan di Indonesia masih memerlukan banyak perbaikan, terbukti dari minimnya produk olahan ayam di pasaran. PT Sierad Produce Tbk (SIPD) adalah salah satu perusahaan industri perunggasan yang telah menerapkan integrasi vertikal yang menjadikan food industry sebagai sebuah tujuan perusahaan seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kemudahan di sekitarnya. SIPD mengalami penurunan penjualan bersih selama empat tahun terakhir. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih terdapat permasalahan pada proses bisnis perusahaan, sehingga diperlukan suatu rencana strategik untuk untuk menghadapi persaingan saat ini. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi faktor pada lingkungan eksternal yang memengaruhi industri perunggasan, (2) menganalisis proses integrasi bisnis perusahaan, (3) menganalisis tinjauan masa depan industri perunggasan di Indonesia, dan (4) merumuskan arsitektur strategik SIPD serta prioritas kepentingannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan AHP sebagai penentuan prioritas kepentingan. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara, dan penilaian pakar. Faktor lingkungan eksternal yang memengaruhi industri perunggasan di Indonesia, antara lain jumlah penduduk Indonesia terbesar pertama di ASEAN, konsumsi per kapita daging ayam yang masih rendah, terjadi peningkatan permintaan daging ayam di Indonesia, permintaan terhadap produk semakin kompleks, adanya perubahan gaya hidup konsumen, penurunan persentase penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa dan peningkatan persentase penduduk yang tinggal di pulau-pulau lain (Sumatera dan Kalimantan), peningkatan populasi dan produksi ayam ras, penerapan integrasi vertikal secara optimal, upaya pemerintah dalam peningkatan konsumsi daging ayam, perbaikan infrastruktur, fluktuasi nilai kurs rupiah, biaya logistik pengiriman bahan baku, perkembangan teknologi yang semakin modern serta pengembangan rantai karkas dingin. Proses integrasi bisnis di SIPD saat ini secara industrial atau secara integrasi vertikal belum berkembang optimal, yaitu setiap tahap proses produksi masih merupakan pusat keuntungan (profit center). Hasil analisis tinjauan masa depan industri (industry foresight) diperoleh trend atau perubahan terkini yang kemudian dijadikan dasar penentuan strategi alternatif SIPD. Strategi alternatif SIPD dikategorikan menjadi tiga tujuan utama perusahaan, yaitu memaksimalkan integrasi perusahaan, pengembangan produk, dan pengembangan pasar. Perusahaan perlu mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan konsumen (sebagai prioritas kepentingan tertinggi pada aktor eksternal) dalam upaya pengembangan produk (sebagai prioritas kepentingan utama pada tujuan perusahaan). Bermanfaat bagi pelanggan dan interface dengan pelanggan merupakan prioritas kepentingan yang lebih tinggi pada kriteria tinjauan masa depan dengan nilai bobot sama. Sedangkan pada strategi alternatif berdasarkan tiga tujuan perusahaan, secara berurutan sesuai nilai bobot tinggi ke rendah, antara lain pengembangan R&D, penyediaan cold storage bagi pasar tradisional, serta pelatihan SDM dan manajemen budi daya. Arsitektur strategik SIPD (jangka waktu 10 tahun) digambarkan dalam peta strategi dengan jadwal waktu pelaksanaan pada tiap strategi alternatif. Melalui arsitektur strategik, SIPD dapat meningkatkan daya saing dengan menciptakan suatu kekuatan internal organisasi diantara pesaing lainnya dalam industri perunggasan. Pelaksanaan arsitektur strategik SIPD diawali dengan perbaikan internal perusahaan, yaitu SDM dan pengalokasian biaya investasi. Selanjutnya perusahaan menjalankan program untuk meningkatkan kesadaran konsumen dan membangun akses jaringan.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleArsitektur Strategik Pada Perusahaan Perunggasan: Studi Kasus Pada Pt Sierad Produce Tbkid
dc.subject.keywordArsitektur Strategiid
dc.subject.keywordIndustri Perunggasanid
dc.subject.keywordPerencanaan Strategiid
dc.subject.keywordTinjauan Masa Depan Industrianid
dc.subject.keywordAlytical Hierarchy Process (Ahp)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record