Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorJuanda, Bambang
dc.contributor.authorLeonaldi, Diambi Ziaradia
dc.date.accessioned2025-08-07T10:04:54Z
dc.date.available2025-08-07T10:04:54Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167770
dc.description.abstractKeterkaitan harga komoditas energi dunia seperti minyak mentah, gas alam cair, dan batu bara merupakan salah satu faktor penentu performa dari emiten dalam subsektor pertambangan energi. Menurunnya harga komoditas energi dunia dalam enam tahun terakhir menyebabkan performa dan harga saham emiten pada subsektor pertambangan energi menurun. Kondisi ini menjadikan subsektor pertambangan energi menjadi destinasi investasi yang memiliki tingkat risiko yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu model alat bantu pengambilan keputusan investasi pada subsektor pertambangan energi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan metode Arbitrage Pricing Theory melaui regresi data panel dengan pembobotan cross section seemingly unrelated regression. Sebelas emiten terpilih sebagai sampel penelitian dengan rentang periode tahun 2011 hingga tahun 2016, dengan meregresikan enam variabel independen, enam variabel dummy dan 16 variabel interaksi. Model yang dibangun dalam penelitian ini adalah model prediksi harga yang dilanjutkan dengan analisis tingkat pengembalian. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 7 dari total 28 variabel yang tidak signifikan dalam memengaruhi harga saham emiten subsektor pertambangan energi. Hasil dari model pendugaan harga menunjukkan bahwa masih terdapat selisih pendugaan yang cukup besar, sehingga indikasi pengambilan keputusan investasi sulit dilakukan pada level pendugaan harga. Pada level analisis tingkat pengembalian, ditemukan adanya pola pergerakan tingkat pengembalian melalui momen overpricing dan underpricing. Pada momen overpricing, tingkat pengembalian cenderung negatif, sehingga memberikan indikasi investasi penjualan. Sebaliknya, pada momen underpricing, tingkat pengembalian cenderung positif sehingga memberikan indikasi investasi pembelian.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleArbitrage Pricing Theory Sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan Investasi Pada 11 Emiten Subsektor Pertambangan Minyak, Gas dan Batubaraid
dc.subject.keywordArbitrage Pricing Theoryid
dc.subject.keywordInvestasiid
dc.subject.keywordOverpricingid
dc.subject.keywordPertambanganid
dc.subject.keywordUnderpricingid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record