Show simple item record

dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.advisorSartono, Bagus
dc.contributor.authorAgustino, Andrie
dc.date.accessioned2025-08-07T10:04:18Z
dc.date.available2025-08-07T10:04:18Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167759
dc.description.abstractPeningkatan customer experience melalui pengelolaan database yang baik menjadi sangat penting di era persaingan perbankan retail yang cukup menantang 5 tahun terakhir ini khususnya dalam pemasaran Kredit Tanpa Agunan (KTA). Melalui pengelolaan database, bank dapat memahami pola transaksi dan perilaku nasabah di setiap contact point pelayanan Bank. Penelitian ini mencoba mengetahui prediksi waktu debitur KTA Bank Mandiri melakukan top up berdasarkan variabel sosioekonomi dengan menggunakan data sekunder Bank Mandiri. Selain itu juga perlu diketahui kategori debitur KTA yang menjadi prioritas penawaran oleh pihak pemasar sehingga implikasinya menjadi lebih efektif dan efisien dibandingkan pola penawaran sebelumnya. Metode penelitian menggunakan analisa daya tahan (survival analysis) karena terdapat parameter waktu dalam top up KTA yang nantinya digunakan untuk mengetahui faktor sosioekonomi yang berpengaruh terhadap top up dan juga lebih lanjut peluang waktu debitur melakukan top up. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan survival analysis faktor sosioekonomi yang mempengaruhi debitur melakukan top up KTA pada taraf nyata 5% adalah Usia, Status Pernikahan, Jumlah Tanggungan, Status Tempat Tinggal, Pendidikan, Wilayah, Jenis Pekerjaan, Lama Bekerja, Penghasilan, DBR, Jangka Waktu Kredit, dan Limit Kredit. Hanya Jenis Kelamin yang tidak berpengaruh terhadap top up KTA. Peluang debitur mengajukan top up KTA pada waktu 0 sampai 6 bulan sejak pencairan kredit adalah sebesar 0%. Lalu mulai bulan ke-7 pencairan kredit peluang semakin besar dengan peluang top up tertinggi secara rata-rata terjadi pada bulan ke-48 sejak pencairan kredit yakni sebesar 15%. Implikasi manajerial pada penelitian ini adalah dibuat prioritas penawaran top up KTA dari 3 kombinasi kategori debitur, dan yang menjadi prioritas utama adalah kategori 3 sebanyak 122.897 debitur karena memiliki peluang top up pada bulan ke-48 sebesar 28%, tertinggi dibandingkan kategori debitur lainnya maupun rata-rata seluruh debitur. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pihak pemasar Bank Mandiri dalam mengembangkan produk KTA dan juga dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran sehingga lebih efektif dan efisien bagi bank. Selain itu, implikasi yang diharapkan adalah customer experience akan lebih baik karena produk yang dikembangkan akan lebih mengarah kepada customer centric.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleModel Prediksi Waktu Top Up Debitur Kta Sebagai Strategi Crm Pt Bank Mandiri (Persero) Tbkid
dc.subject.keywordBank Mandiriid
dc.subject.keywordCustomer Relationship Management (Crm)id
dc.subject.keywordAnalisis Daya Tahan (Survival Analysis)id
dc.subject.keywordStrategi Pemasaranid
dc.subject.keywordKtaid
dc.subject.keywordTop Upid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record