Show simple item record

dc.contributor.advisorHubeis, Aida Vitayala S.
dc.contributor.advisorSukmawati, Anggraini
dc.contributor.authorZen, Aang
dc.date.accessioned2025-08-07T10:03:50Z
dc.date.available2025-08-07T10:03:50Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167751
dc.description.abstractTransformasi organisasi dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi, peraturan baru, perubahan aspek sosial dan lingkungan. Proses transformasi organisasi akan memengaruhi budaya organisasi yang dimiliki untuk menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Salah satu transformasi yang terjadi di perusahaan adalah adanya akuisisi perusahaan untuk meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang. Akuisisi perusahaan akan memengaruhi kesiapan organisasi, baik sumber daya material maupun sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Dengan demikian, perlu dianalisis mengenai kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan setelah akuisisi serta peran kepemimpinan yang menggerakkan karyawan dalam mencapai kinerja perusahaan. PT XYZ adalah perusahaan jasa asuransi di Indonesia yang diakuisisi oleh tiga perusahaan pemerintah. Identifikasi karakter kesiapan individu dalam menghadapi perubahan dapat membantu organisasi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan pengubahan yang lebih efektif. Pengembangan organisasi secara profesional dalam bisnis merupakan inisiasi dalam intervensi pengubahan untuk menghasilkan perbaikan kinerja organisasi. Hanya ketika individu dalam organisasi yang siap berubah dapat berjalan efektif dalam jangka panjang. Metode pengambilan data primer dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada karyawan PT XYZ yang telah bekerja sebelum perusahaan di akuisisi. Jumlah responden yang telah mengisi kuesioner sebanyak 208 orang dari seluruh unit kerja (Direktorat) di PT XYZ. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik untuk analisis karakteristik responden dan profil budaya organisasi, gaya kepemimpinan dan kesiapan berubah pada PT XYZ setelah akuisisi. Analisis hubungan antar variabel menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan alat LISREL 8.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang dominan sebelum dan sesudah akuisisi adalah budaya Communal. Hal ini berarti perusahaan memiliki tingkat sosiabilitas dan solidaritas yang tinggi antar karyawan. Budaya organisasi tidak mengalami perubahan setelah akuisisi perusahaan. Gaya kepemimpinan yang dominan adalah task oriented. Sedangkan dimensi kesiapan karyawan yang ditunjukkan adalah dimensi participating. Hubungan antar variabel penelitian dengan analisis SEM menunjukkan bahwa budaya organisasi setelah akuisisi berpengaruh signifikan terhadap gaya kepemimpinan dan kesiapan karyawan untuk berubah. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan karyawan untuk berubah.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sumber Daya Manusiaid
dc.titlePengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kesiapan Karyawan Untuk Berubah Pada Pt Xyzid
dc.subject.keywordBudaya Communalid
dc.subject.keywordParticipatingid
dc.subject.keywordTask Orientedid
dc.subject.keywordTransformasiid
dc.subject.keywordSemid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record