Show simple item record

dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.advisorSuharjo, Budi
dc.contributor.authorPremairyanfa, Izzan Faikar
dc.date.accessioned2025-08-07T10:03:09Z
dc.date.available2025-08-07T10:03:09Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167740
dc.description.abstractKepedulian terhadap kesehatan dilakukan masyarakat dengan kembali ke konsep alami dengan mengkonsumsi makanan organik. Sayuran merupakan salah satu produk organik yang paling disukai konsumen setelah beras (Muljaningsih 2011). Kandungan nutrisi sayuran organik yang lebih baik serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, berdampak pada naiknya permintaan sayuran organik (Priastuti et al. 2014). Pertumbuhan pangsa pasar di Indonesia belum terukur dengan baik, namun diperkirakan permintaan segmen produk organik termasuk sayuran menunjukan tren meningkat antara 10 sampai 15 persen. Luas area dan jumlah produksi sayuran organik lokal meningkat, tetapi belum memenuhi permintaan supermarket Indonesia. Hal tersebut dapat membuka peluang bagi para importir untuk berpartisipasi dalam pasar sayuran organik. Meningkatnya pelaku usaha sayuran organik berarti meningkat pula persaingan dalam upaya memenangkan pasar (Priastuti et al. 2014). Daya saing dalam memenangkan pasar tersebut dapat dijawab oleh keputusan konsumen dalam pembelian. Tempat pembelian produk sebagai salah satu pertimbangan keputusan pembelian konsumen dengan beberapa pertimbangannya. AEON Supermarket adalah salah satu supermarket yang menjual sayuran organik lokal dan impor. Konsumen dalam melakukan pembelian mempertimbangkan kualitas antara kedua sayuran organik dengan cara mencari informasi merek, produk, kesegaran, warna sayuran, kemasan, kebersihan, ketahanan sayuran, dan tentunya harga menjadi atribut penting bagi para konsumen (Fissamawati 2009). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis persepsi konsumen AEON mengenai sayuran organik, 2) menganalisis preferensi konsumen sayuran organik terhadap jenis sumber lokal atau impor, dan 3) menganalisis tingkat loyalitas konsumen terhadap sayuran organik jenis lokal. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara non probability sampling dengan teknik convenience. Responden yang digunakan terdiri dari konsumen AEON Supermarket yang membeli dan pernah mengkonsumsi sayuran organik lokal atau impor. Penelitian ini menggunakan metode analisis tingkat kepentingan, Thurstone, analisis konjoin, dan customer loyality index. Hasil penelitian menunjukan persepsi responden terhadap sayuran organik yaitu memiliki atribut kesegaran, kandungan nutrisi, warna sayuran, kualitas kemasan, dan kebersihan produk. Preferensi dengan kombinasi atribut produk yaitu jenis sumber sayuran organik kelompok hijau dari supplier lokal, informasi sertifikasi organik yang tercantum, kesegaran sayuran yang baik, dan adanya kemasan sesuai pada produk. Preferensi kepentingan atribut tertinggi pada kesegaran (46.94%). Kesegaran menjadi atribut utama yang konsisten dipilih konsumen AEON. Konsumen menunjukkan sikap positif yang berarti konsumen puas, sehingga diinterpretasikan konsumen loyal terhadap sayuran organik lokal dengan nilai indeks sebesar 65.25% dan pernyataan responden yang pernah merekomendasikan sayuran organik lokal kepada orang lain.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleAnalisis Persepsi, Preferensi, dan Loyalitas Konsumen Sayuran Organik (Studi Kasus:Aeon Supermarket)id
dc.subject.keywordKonjoinid
dc.subject.keywordPersepsiid
dc.subject.keywordPreferensiid
dc.subject.keywordSayuran Organikid
dc.subject.keywordThurstoneid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record