| dc.description.abstract | PT XYZ berdiri sejak Oktober 1999 sebagai perusahaan jasa pengiriman
barang dan logistics atau jasa ekspres yang meliputi pengiriman dokumen, paket,
dan menjadi bagian dari rantai distribusi pelanggan untuk suku cadang,
consumables, produk farmasi, telekomunikasi, material promosi dan barang yang
akan dipasarkan ke outlet-outlet di seluruh Indonesia. Kinerja usaha PT XYZ
tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam hal pencapaian revenue
penjualan dan laba usaha yang diperoleh dari tahun ke tahun. Kondisi persaingan
usaha yang semakin ketat yang disebabkan oleh beragam faktor, terutama
masuknya pesaing baru, dan meningkatnya tuntutan pelanggan akan layanan yang
memuaskan, serta semakin kritisnya pelanggan korporasi yang mengedepankan
efisiensi dan reduksi biaya pengiriman, memaksa PT XYZ memikirkan ulang
bagaimana strategi bisnis masa depan yang harus dilakukan untuk bisa
memenangkan persaingan bisnis dan memperbaiki kinerja usahanya saat ini. Pada
saat yang bersamaan pertumbuhan bisnis e-commerce berupa pengiriman produk
yang bersifat ritel dari customer to customer dan company to customer yang harus
menjangkau banyak destinasi sangat signifikan di Indonesia dan menjadi potensi
pasar yang sangat potensial bagi PT XYZ.
Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis kondisi dan kemampuan
usaha PT XYZ, (2) menganalisis industry foresight PT XYZ, (3) menganalisis
gap antara hasil industry foresight dengan arah kebijakan PT XYZ di masa
mendatang, dan (4) membuat rencana aksi strategik dan estimasi waktu
implementasinya untuk meminimalisirgap yang terjadi.Penelitian ini dilakukan
pada PT XYZ, yang berada di kantor pusat Jakarta pada bulan Februari 2016
sampai dengan bulan April 2016. Metode Penelitian yang digunakan adalah
metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus perencanaan strategik PT XYZ.
Tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap yaitu (1) tahap environmental
scanning yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai lingkungan
internal dan eksternal PT XYZ menggunakan metode VRIO analysis dan business
trend analysis, (2) tahap strategic foresight yang terdiri dari analisis foresight
untuk mendapatkan gambaran masa depan menggunakan metode future wheels,
dilanjutkan dengan membuat skenario masa depan menggunakan metode scenario
planning untuk mendapatkan kondisi yang paling mungkin terjadi di masa depan,
(3) tahap analisis gap, dan (4) tahap penyusunan rencana tindakan.
Analisis VRIO yang dilakukan pada PT XYZ memperlihatkan bahwa
sebagian besar sumber daya memiliki competitive advantage parity atau dianggap
tidak memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan perusahaan lain yang
sejenis, namun ada sumber daya yang memiliki temporary competitive advantage
seperti sumber daya sistem informasi dan komunikasi yang digunakan saat ini.
Memiliki cabang sendiri di 34 kota utama dan menjangkau lebih dari 3000 kota
kecamatan tujuan pengiriman, dianggap memiliki keunggulan kompetitif
berkelanjutan bagi PT XYZ karena jarang dimiliki perusahaan sejenis, mahal
untuk ditiru dan perusahaan bisa mengelola elemen sumber daya ini sehingga
memberikan manfaat besar bagi perusahaan.Analisis tren bisnis yang digunakan sebagai analisis faktor eksternal perusahaan menunjukkan bahwa perkembangan
bisnis masa depan PT XYZ terutama dipicu oleh perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi yang membuat perubahan turunan pada banyak proses
bisnis. Crowdsource model dan maraknya perkembangan bisnis ritel dari
perdagangan e-commerce menjadi elemen tambahan yang sangat mempengaruhi
PT XYZ dalam menyusun strategi bisnis masa depan agar bisa bertahan dan
memenangkan persaingan usaha.
Strategic foresight yang dilakukan terhadap PT XYZ fokus pada tiga isu
utama yaitu perkembangan information and communication technology,
pergeseran pasar pelanggan karena perkembangan bisnis e-commerce, dan
perubahan sistem operasi dikaitkan dengan kualitas sumber daya manusia dan
ketersediaan jaringan layanan. Alternatif share economy atau crowdsourcing
menjadi salah satu alternatif terbaik untuk dapat memenuhi seluruh requirement
pelanggan secara efisien dan efefktif, walaupun dalam implementasinya
membutuhkan persiapan yang matang, terutama dari segi ketersedian sistem
teknologi informasi dan komunikasi.
Rencana kerja PT XYZ disusun untuk jangka waktu 5 tahun kedepan dan
fokus pada isu yang mengharuskan perusahaan untuk mengeliminir gap yang
terjadi saat ini antara kondisi eksisting yang saat ini terjadi dibandingkan dengan
kondisi masa depan hasil analisis strategic foresight. Pengembangan dan
penguatan sumber daya manusia, penguatan sistem teknologi informasi dan
komunikasi serta pengembangan kota layanan baru yang terintegrasi dengan
sistem track & trace berbasis web dan real time online, menjadi pilar utama dari
program kerja yang disusun untuk bisa dilaksanakan oleh PT XYZ dalam jangka
waktu lima tahun mendatang | |