Show simple item record

dc.contributor.advisorFirdaus, Muhammad
dc.contributor.advisorSasongko, Hendro
dc.contributor.authorKallista, Daniel Elgar
dc.date.accessioned2025-08-07T10:02:28Z
dc.date.available2025-08-07T10:02:28Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167728
dc.description.abstractBPJS Kesehatan adalah lembaga pemerintahan yang mempunyai tugas untuk menyelanggarakan jaminan sosial dalam bidang kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai lembaga nirlaba, BPJS Kesehatan dituntut untuk mampu menjaga kesehatan keuangannya, berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan oleh OJK dan juga Kementerian Keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kinerja keuangan BPJS Kesehatan dan risiko keuangan yang diidentifikasi berdasarkan evaluasifaktor internal dan eksternal. Dari hasil analisis tersebut, kemudian diformulasikan strategi terkait permasalah yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu memberikan gambaran tentang kinerja keuangan BPJS Kesehatan dan risiko keuangan yang dapat dihadapi BPJS Kesehatan di masa yang akan datang. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder, yakni berupa kuisoner sebagai data primer dan laporan keuangan sebagai data sekunder.Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis rasio, pemetaan risiko, analisis Internal Factor Evaluation dan External Factor Evaluation (IFE/EFE), risk mapping, analisis Strengh Weakness Opportunity Thread (SWOT), dan Quantitive Strategy Planning Matrix (QSPM). Melalui analisis matriks IE, BPJS Kesehatan berada dalam posisi dengan prioritas strategi menjaga atau mempertahankan. Alternatif strategi dalam posisi ini adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Posisi ini dirumuskan melalui perbandingan kekuatan dan kelemahan sebagai faktor internal dengan ancaman dan peluang sebagai faktor eksternal. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa kinerja keuangan BPJS Kesehatan masih kurang baik. Indikator utamanya adalah rasio beban klaim dan risiko solvency/permodalan. Berdasarkan kondisi tersebut, maka risiko yang paling mungkin terjadi adalah risiko kelebihan beban klaim. Risiko ini mempunyai tingkat probabilitas yang tinggi dan dampak yang besar bagi perusahaan. Prioritas strategi yang dapat dipertimbangkan BPJS Kesehatan yang dirumuskan melalui penelitian ini adalah menyesuaikan premi iuran secara persentase, atau berdasarkan golongan ; melakukan audit investigasi atas kecurangan yang terjadi melalui kerja sama dengan auditor eksternal.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePerencanaan Strategik Berdasarkan Risiko dan Kinerja Keuangan Pada Bpjs Kesehatanid
dc.subject.keywordAsuransi Kesehatanid
dc.subject.keywordIfe/Efeid
dc.subject.keywordQuantitative Strategic Planning Matrix (Qspm)id
dc.subject.keywordRisiko Keuanganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record