Show simple item record

dc.contributor.advisorOktaviani, Rina
dc.contributor.advisorKirbrandoko
dc.contributor.authorPratidina, Castri
dc.date.accessioned2025-08-07T10:01:49Z
dc.date.available2025-08-07T10:01:49Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167717
dc.description.abstractPembangunan di Indonesia terus dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan melakukan integrasi dari beberapa pihak diantaranya pemerintah pusat maupun daerah, BUMN, BUMD dan pihak swasta. Tuntutan akan proses pembangunan yang harus berjalan cepat dapat terlaksana dengan penggunaan beton pracetak. Pefindo mengungkapkan BUMN yang bergerak pada bidang infrastruktur dan konstruksi memiliki kelebihan apabila dibandingkan dengan perusahaan swasta yang sejenis yaitu memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan proyek terkait permerintah. Selain itu juga menghadapi risiko keuangan lebih kecil terhadap tidak terbayarkan tagihan pada proyek yang dilaksanakan. Salah satu BUMN konstruksi yang memiliki rating paling baik diantara perusahaan penyedia infrastruktur dan konstruksi lainnya adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang memiliki anak perusahaan dalam bidang beton pracetak yaitu PT XYZ Tbk. Sampai dengan tahun 2015 posisi perusahaan dalam produksi beton pracetak memiliki kapasitas produksi terbesar dengan 38,6% dari total kapasitas produksi di Indonesia. Dalam menjalankan usahanya PT. XYZ memiliki delapan pabrik dengan kapasitas terbesar adalah pada pabrik produk beton Bogor dengan jumlah kapasitas produksi 26% dari total keseluruhan produksi perusahaan. Walaupun memiliki kapasitas yang besar, namun pabrik menghadapi permasalahan produk yang diproduksi oleh Pabrik Produk Beton Bogor setiap tahunnya fluktuatif setiap tahunnya sehingga belum mampu mencapai kapasitas riil dan mengalami penurunan jumlah penjualan produk selama beberapa tahun terakhir. Dengan melihat kesempatan serta permasalah yang dihadapi maka diperlukan perencanaan strategik. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu mengidentifikasi faktor-faktor internal eksternal yang mempengaruhi kondisi saat ini dan dimasa mendatang serta perumusan rencana strategik pabrik untuk menghadapi intensitas persaingan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan menggunakan IFE, IFE, Matriks IE, SWOT dan QSPM. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder melalui FGD, wawancara, kuesioner dan observasi dengan pemilihan responden secara sengaja. Pada analisis lingkungan internal yang merupakan kekuatan adalah sumberdaya manusia yang kompeten dan berpengalaman, memiliki kemampuan produksi dengan kapasitas besar, brand image produk, konsistensi mutu, pelaksanaan program riset serta lokasi strategis. Sedangkan kelemahan yang dimiliki terdiri atas kurangnya regenerasi SDM, terbatasnya lahan pengembangan pabrik dan harga produk yang tergolong tinggi. Selanjutnya pada analisis eksternal faktor yang merupakan peluang adalah dukungan tenaga kerja dari lingkungan sekitar, program pembangunan pemerintah, perkembangan teknologi beton pracetak serta potensi infrastruktur Indonesia. Faktor yang menjadi ancaman pada lingkungan eksternal adalah maraknya kompetitor baru industri beton pracetak kebijakan kenaikan upah minimum propinsi dan keterbatasan material alam.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titlePerencanaan Strategik Pabrik Produk Beton Bogor Pt Xyz Tbkid
dc.subject.keywordIndustri Beton Pracetakid
dc.subject.keywordPabrik Produk Beton Bogorid
dc.subject.keywordPerencanaan Strategikid
dc.subject.keywordPersainganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record