Analisis Pengaruh Regulasi Pemerintah Terhadap Return Saham Industri Rokok
| dc.contributor.advisor | Hartoyo, Sri | |
| dc.contributor.advisor | Sasongko, Hendro | |
| dc.contributor.author | Nursihan | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T10:01:27Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T10:01:27Z | |
| dc.date.issued | 2017 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167711 | |
| dc.description.abstract | Industri Hasil Tembakau (IHT) merupakan salah satu industri utama pada Bursa Efek Indonesia yang memiliki tingkat return dan risiko yang tinggi. Tingkat return dapat diukur dengan metode penilaian aset. Salah satu metode penilaian aset adalah Model Tiga Faktor Fama-French. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel dari Model Tiga Faktor Fama-French yang dikembangkan dari Model CAPM oleh Fama-French dan untuk mengetahui pengaruh variabel market, size, serta book to market ratio terhadap return saham industri rokok di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ini menggunakan empat perusahaan dari IHT mulai dari periode Desember 2012-Januari 2017 yaitu PT. Bursa Efek Indonesia adalah: PT. Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT HM. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT BentoeI International Investama Tbk. (RMBA) dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yaitu dengan melakukan pengumpulan data untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini yang dilakukan dalam bentuk studi kasus dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan ekonometrika menggunakan data sekunder dari perusahaanperusahaan yang tergolong dalam industri rokok dan telah listed di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dari data panel. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Eviews 9 dengan metode data panel dengan model persamaan Fama dan French analisis model tiga faktor. Penelitian ini menggunakan dua model dan dianalisis dengan regresi data panel dengan fixed effect model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa market, SMB, HML, dan isu kenaikan harga rokok Rp 50 000 dan regulasi pemerintah terhadap knaiknya tarif cukai dari Januari 2017 Model Tiga Faktor Fama-French pada industri rokok di Bursa Efek Indonesia sangat berfluktuasi selama periode desember 2012 hingga januari 2017. Kedua model menunjukkan bahwa market dan size memiliki pengaruh yang signifikan terhadap excess return dari keempat perusahaan rokok tersebut. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Keuangan | id |
| dc.title | Analisis Pengaruh Regulasi Pemerintah Terhadap Return Saham Industri Rokok | id |
| dc.subject.keyword | Bursa Efek Indonesia | id |
| dc.subject.keyword | Industri Rokok | id |
| dc.subject.keyword | Model Tiga Faktor Fama-French | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MT - Business [4115]
Master Theses on Business

