Show simple item record

dc.contributor.advisorFahmi, Idqan
dc.contributor.advisorRianti, Etty
dc.contributor.authorKhasanah, Intan Uswatun
dc.date.accessioned2025-08-07T10:00:42Z
dc.date.available2025-08-07T10:00:42Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167699
dc.description.abstractIndustri pengelolaan limbah merupakan bisnis masa depan di Indonesia, terbukanya peluang investasi dalam jasa pengelolaan dan penanganan limbahlimbah hasil industri ataupun rumah tangga, dapat menghasilkan nilai keuntungan yang tinggi baik secara finansial maupun dalam aspek meningkatnya kualitas lingkungan hidup. PT XYZ adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah B3 untuk limbah B3 yang berasal dari sumber kegiatan lain. PT XYZ telah mengalami kecenderungan positif untuk bisnis jasa pengelolaan limbah B3 yang setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah limbah yang diterima namun masih menghadapi beberapa permasalahan dalam beberapa rantai nilai di perusahaannya. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan di PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memetakan rantai nilai jasa pengelolaan limbah B3, 2) menganalisis tata kelola dan kinerja rantai nilai yang sedang berjalan, 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja rantai nilai perusahaan dan, 4) merumuskan strategi peningkatan kinerja rantai nilai jasa pengelolaan limbah B3 PT XYZ. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis rantai nilai, analisis pengelolaan rantai nilai, gap analysis, dan strategi peningkatan kinerja rantai nilai. Hasil dari analisis rantai nilai terdapat sembilan aktor dalam rantai nilai pengelolaan limbah B3 yaitu perusahaan pengangkut, pengumpul, pengolah, pemanfaat, penimbun, dan pemasok bahan baku, pemasok kendaraan pengangkut, penyedia fasilitas recovery dan pelanggan. Hubungan antara PT XYZ dengan pemasok bahan baku dan penyedia fasilitas recovery adalah modular, pemasok menyediakan jenis bahan baku yang lebih spesifik disesuaikan dengan yang diinginkan oleh PT XYZ. Hubungan dengan pemasok kendaraan pengangkut adalah captive yaitu hubungan diantara pemasok kendaraan pengangkut limbah B3 lebih bersifat seperti adanya saling ketergantungan dengan pihak pemasok kendaraan pengangkut dengan jumlah pasokan kendaraan. Hasil dari analisis kesenjangan untuk harapan pelanggan adalah 3.71 sedangkan kinerja bernilai 3.15 dengan pencapaian kinerja sebesar 85.45%. Alternatif strategi yang bisa dilakukan untuk peningkatan kinerja adalah peningkatan kapasitas pengolahan (30%), pembuatan fasilitas pemanfaat (27%), peningkatan sistem dan sarana penjadwalan (24%), serta peningkatan sistem pengangkutan (20%).
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Produksi Dan Operasiid
dc.titleStrategi Peningkatan Kinerja Rantai Nilai Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Pt Xyzid
dc.subject.keywordKinerja Rantai Nilaiid
dc.subject.keywordLimbah B3id
dc.subject.keywordPengelolaan Rantai Nilaiid
dc.subject.keywordRantai Nilaiid
dc.subject.keywordValue Chainid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record