| dc.description.abstract | Pembahasan mengenai perusahaan, maka sangat berhubungan erat dengan
struktur kepemilikan. Struktur kepemilikan di Indonesia memiliki karakteristik
yang berbeda dari perusahaan-perusahaan di negara lain. Data yang dirilis oleh
Kustodian Sentral Efek Indonesia dari tahun 2013 - 2015 menunjukan bahwa
kepemilikan asing lebih besar daripada lokal dan secara umum struktur
kepemilikan perusahaan di Indonesia terkonsentrasi. Kebijakan pembagian
dividen merupakan salah satu yang menarik untuk dibahas. Menurut data KSEI,
setiap tahun kurang dari 40% dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI
membagikan dividen namun hanya 20% dari total perusahaan yang terdaftar
membagikan dividen secara konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisa pengaruh struktur kepemilikan perusahaan terhadap kebijakan
pembagian dividen di Bursa Efek Indonesia.
Struktur kepemilikan perusahaan diukur dengan struktur kepemilikan
institusional lokal (INSL), struktur kepemilikan institusional asing (INSA),
struktur kepemilikan individu (INVD), dummy kepemilikan manajerial
(D_MNJR), dan dummy kepemilikan keluarga (D_FAM). Sedangkan variabel
kebijakan pembagian dividen diukur dengan dividend payout ratio (DPR).
Variabel penguat yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel karakteristik
perusahaan yang meliputi return on asset (ROA), return on equity (ROE), free
cash flow (FCF), leverage (LEV), firm age (AGE), market to book ratio (MTB),
dan firm size (SIZE). Data diolah menggunakan metode regresi data panel.
Penelitian ini menunjukan bahwa struktur kepemilikan institusional lokal
berpengaruh positif. Namun struktur kepemilikan institusional asing, kepemilikan
individu, dummy kepemilikan manajerial, dan dummy kepemilikan keluarga yang
tidak berpengaruh signifikan. Pada variabel karakteristik perusahaan, variabel
ROA, FCF, MTB, dan SIZE memilik pengaruh signifikan dan positif terhadap
dividend payout ratio. Sedangkan variabel ROE, LEV, dan AGE berpengaruh
signifikan dan negatif.
Implikasi manajerial untuk manajemen perusahaan untuk meningkatkan
kinerja perusahaan, khususnya free cash flow agar perusahaan dapat
meningkatkan pembagian dividennya. Ketersediaannya uang kas selain untuk
meningkatkan kinerja perusahaan dapat juga meningkatkan pembagian dividen.
Bagi investor, hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan yang
membagikan dividen secara konsisten adalah total asset, market to book ratio, dan
free cash flow. Bagi pemerintah, meningkatkan struktur kepemilikan lokal wajib
dilakukan dalam jangka panjang agar fundamental perekonomian khususnya pasar
modal lebih kuat terhadap goncangan dari luar. | |