Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorAndati, Trias
dc.contributor.authorRoswitasari, Linda Dwi
dc.date.accessioned2025-08-07T10:00:07Z
dc.date.available2025-08-07T10:00:07Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167688
dc.description.abstractSektor perbankan memegang peranan yang sangat penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan total aset sistem keuangan, industri perbankan masih mendominasi sistem keuangan di Indonesia dengan pangsa pasar industri sebesar 78,6%. Terdapat fenomena di subsektor perbankan dimana jumlah bank yang terdaftar di BEI pada periode 2010-2014 mengalami peningkatan setiap tahunnya hal ini diikuti dengan kenaikan profitabilitas bank yang ditunjukan oleh ROA, namun garis trend harga rata-rata saham yang menurun menunjukkan bahwa hal ini berbanding terbalik dengan pertumbuhan jumlah bank yang terdaftar dan peningkatan pada rasio profitabilitas. Kesehatan bank merupakan kepentingan semua pihak, termasuk pemilik, manajemen bank, dan masyarakat pengguna jasa bank, sehingga penilaian yang tepat dari kinerja bank dengan RGEC (Risk profile, Good Corporate Governance, Earnings and Capital) sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan dari rasiorasio kesehatan bank menggunakan metode RGEC dan bagaimana pengaruh rasiorasio tersebut terhadap harga saham pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa data tahunan dari tahun 2010 sampai 2014. Variabel yang digunakan dibatasi pada Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Equity (ROE), Net Interest Margin (NIM), Biaya operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan laporan pelaksanaan hasil self assessment Good Coorporate Governance selama lima tahun terakhir (2010–2014), serta harga saham. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis data panel dengan sampel bank yang digunakan sebanyak 20 bank. Hasil dari penelitian ini berdasarkan pergerakan rasio-rasio kesehatan bank dapat dilihat bahwa berdasarkan kesehatan bank dapat dilihat bahwa rasio pada risk profile, GCG, earing, dan capital memiliki perkembangan yang baik pada tahun 2010- 2014. Secara keseluruhan rasio-rasio tersebut memiliki rata-rata nilai di atas persyaratan dari Bank Indonesia. Berdasarkan tingkat kesehatan bank, secara keseluruhan subsektor perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014 memiliki peringkat 1, Peringkat komposit yang terendah diperoleh oleh BEKS (PT Bank Pundi Indonesia) yaitu terdapat peringkat komposit 3 yang mencerminkan kondisi bank yang secara umum cukup sehat.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Pengaruh Rasio Kesehatan Bank Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2010-2014id
dc.subject.keywordSubsektor Bankid
dc.subject.keywordKinerja Keuanganid
dc.subject.keywordHarga Sahamid
dc.subject.keywordAnalisis Data Panelid
dc.subject.keywordRgecid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record