Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.advisorPasaribu, Syamsul Hidayat
dc.contributor.authorNadila, Bangarani Masah
dc.date.accessioned2025-08-07T09:56:12Z
dc.date.available2025-08-07T09:56:12Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167616
dc.description.abstractSaham perbankan merupakan saham yang cukup menarik bagi investor, terlihat dari tingkat kapitalisasi pasar besar serta prospek pasar perbankan di masa depan. Prospek yang baik ini tercermin dari kebutuhan masyarakat untuk membantu meningkatkan taraf hidup, dan perbankan merupakan lembaga keuangan formal yang dapat membantu masyarakat luas dan membantu negara untuk meningkatkan perekonomianya. Prospek yang baik ini mengindikasikan kenaikan profit pada lembaga perbankan, sehingga dapa menyebabkan kenaikan return saham perbankan. Investor yang tertarik berinvestasi saham perbankan tidak hanya harus mengetahui tingkat return yang dihasilkan, tetapi juga harus mengetahui risiko apa saja yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi return dan risiko volatilitas saham-saham dalam subsektor perbankan. Berdasarkan plot data, rata-rata return saham perbankan meningkat selama tiga atau empat periode, setelah itu mengalami penurunan dalam rentang waktu yang sama atau lebih pendek. Semakin kecil kapitalisasi pasar emiten, semakin tinggi return yang dihasilkan, baik dalam bentuk positif maupun negatif. Hasil permodelan menunjukkan bahwa hanya return IHSG dan return nilai tukar yang menghasilkan pengaruh seragam (return IHSG berpengaruh positif dan return nilai tukar berpengaruh negatif), sedangkan empat variabel lainnya yaitu return BI-Rate, return IHK, serta dummy krisis Eropa dan dummy krisis subprime mortgage menghasilkan pengaruh yang beragam. Masing-masing variabel akan menghasilkan pengaruh yang berbeda pada setiap sampel. Setelah menguji beberapa model, model ARCH dan variasinya terpilih sebagai metode terbaik yang digunakan untuk memodelkan return dan risiko volatilitas. Variabel satu periode sebelumnya, baik dalam bentuk pangkat error, logaritma pangkat error, dan varians satu periode sebelumnya merupakan variabel yang paling berpengaruh untuk menjelaskan volatilitas di masa sekarang. Volatilitas dibagi menjadi dua, yaitu volatilitas simetris dan asimetris. Volatilitas asimetris merupakan efek guncangan yang berbeda saat terdapat kabar buruk dan kabar baik. Emiten BBNI, BDMN, BMRI, BNLI, BVIC, BBKP dan BBTN memiliki volatilitas simetris. Enam emiten lainnya memiliki volatilitas asimetris. BBCA, BBRI, BNGA dan INPC memiliki leverage effect dimana kabar buruk menghasilkan volatilitas yang lebih besar dibandingkan kabar baik (leverage effect), sedangkan BABP dan PNBN memiliki efek kebalikan dari leverage effect.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Return dan Risiko Saham-Saham Dalam Sebsektor Perbankanid
dc.subject.keywordArch/Garch/Egarchid
dc.subject.keywordReturn Sahamid
dc.subject.keywordRisikoid
dc.subject.keywordVolatilitasid
dc.subject.keywordSaham Perbankanid
dc.subject.keywordReturn Ihsgid
dc.subject.keywordEfficient Market Hypothesis (Emh)id
dc.subject.keywordCapital Assets Pricing Method (Capm)id
dc.subject.keywordArbitrage Pricing Theory (Apt)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record