Show simple item record

dc.contributor.advisorRifin, Amzul
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorLaksono, Ade Agung
dc.date.accessioned2025-08-07T09:55:36Z
dc.date.available2025-08-07T09:55:36Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167604
dc.description.abstractProspek perkembangan industri minyak kelapa sawit dunia saat ini sangat pesat, dimana terjadi peningkatan jumlah produksi kelapa sawit seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dengan besarnya produksi yang mampu dihasilkan, tentunya hal ini berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, baik dari segi kontribusinya terhadap pendapatan negara, maupun besarnya tenaga kerja yang terserap di sektor ini. Perkebunan kelapa sawit dan pengolahan industri di Indonesia berperan penting untuk perekonomian negara. Ekspor minyak sawit merupakan penghasil devisa penting dan industri yang memberikan kesempatan kerja bagi jutaan rakyat Indonesia. Potensi positif dari perkembangan industri minyak kelapa sawit juga memiliki efek samping yang negatif dari produksi minyak sawit. Selain dampaknya kepada kesehatan manusia karena mengandung kadar lemak yang tinggi, bisnis minyak sawit menjadi salah satu penyebab dari penggundulan hutan di negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia. Melihat tantangan dalam perkembangan industri minyak sawit di Indonesia dan prospek ke depan yang dipengaruhi oleh faktor pertumbuhan ekonomi nasional dan Internasional, isu lingkungan hidup, kepastian hukum dan lainnya, maka menjadi sebuah kajian menarik bagi para perusahaan perkebunan terutama swasta dalam menentukan arah strategi pengembangan usahanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bumitama Gunajaya Agro memiliki total skor matriks Internal Factor Evaluation (IFE) adalah 2,577 yang mengindikasikan posisi internal perusahaan mampu memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk mengurangi kelemahan dalam rangka menerapkan strategi pengembangan perusahaan. Total skor matriks External Factor Evaluation (EFE) PT Bumitama Gunajaya Agro adalah 2,369, hal ini menunjukan bahwa perusahaan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengurangi ancaman yang kemugkinan timbul dalam rangka mengembangkan perusahan. Kekuatan (strength) internal yang dimiliki oleh PT Bumitama Gunajaya Agro yang bersifat strategik yaitu kemampuan mendapatkan margin penjualan yang optimal, Persedian teknologi seperti merek, inovasi sistem operasional, struktur pelaporan formal perusahaan, Sistem kontrol dan koordinasi yang baik, dan Reputasi dengan para pelanggan. Sedangkan kelemahan (weakness) internal yang dimiliki PT Bumitama Gunajaya Agro saat ini antara lain lokasi pabrik yang menguntungkan, akses ke bahan mentah; dan kemampuan memotivasi dan membangun hubungan kekeluargaan antar karyawan. Peluang (opportunities) yang dimiliki oleh PT Bumitama Gunajaya Agro yaitu penerapan praktek operasional yang ramah lingkungan menjadi nilai jual dalam bisnis kelapa sawit, adanya kebijakan hedging untuk produk CPO, peluang untuk mengembangkan bisnis CPO di sektor biodiesel , kesempatan untuk meningkatkan operasional melalui lembaga riset dan kebijakan pemerintah mendukung pengembangan industri CPO melalui skema BPDP. Sedangkan ancaman (threats) yang dihadapi PT Bumitama Gunajaya Agro saat ini antara lain isu lingkungan terkait dengan kampanye hitam bisnis
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Pengembangan Perusahaan Agribisnis Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus Pt Bumitama Gunajaya Agro)id
dc.subject.keywordKelapa Sawitid
dc.subject.keywordMatrik Ieid
dc.subject.keywordQspmid
dc.subject.keywordStrategi Bisnisid
dc.subject.keywordPalm Oilid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record