| dc.description.abstract | PT XYZ merupakan salah satu perusahaan di industri pakan. Potensi risiko
pasti akan terjadi salah satunya dari proses operasional perusahaan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa permasalahan atau risiko-risiko yang terdapat dalam
plant manufacturing process, menilai dan mengevaluasi hubungan dari risiko dan
tingkat risiko tersebut dan dampaknya terhadap aktivitas plant manufacturing
process, dan membuat alternatif solusi mitigasi risiko dalam plant manufacturing
process yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas di PT XYZ.
Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi risiko adalah dengan
menggunakan SCOR model untuk mendapatkan risk event dari risiko-risiko yang
ada di plant manufacturing process PT XYZ. Penilaian dan evaluasi risiko
dilakukan dengan menggunakan fuzzy FMEA dan dibantu dengan fishbone
diagram. Mitigasi risiko dilakukan berdasarkan hasil rekomendasi pakar
berdasarkan risk agen yang menjadi penyebab terjadinya suatu risiko (risk event)
tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian risiko operasional yang ada di PT XYZ,
didapatkan 46 risk event yang disepakati oleh pakar yang dijadikan responden
dalam penelitian ini. Penilaian risk event dilakukan menggunakan metode fuzzy
FMEA dengan menghitung nilai FRPN. Pada fuzzy FMEA ini, terdapat tiga
variabel input (severity, occurence dan detection) dengan lima tingkatan bahasa
linguistik mulai dari Very Low (VL) sampai Very High (VH), sehingga akan
diperoleh jumlah 125 (5x5x5) kombinasi basis aturan fuzzy. Nilai FRPN
kemudian diolah menggunakan diagram pareto untuk melihat risiko-risiko apa
saja yang perlu diprioritaskan. Risiko operasional yang masuk kategori sangat
tinggi (VH) berdasarkan studi kasus di PT XYZ adalah (1) risiko kebakaran
pabrik (M14) FRPN 884.24, (2) risiko kerusakan mesin utama (M12) FRPN
882.76, (3) risiko tidak tersedianya bahan baku utama untuk produksi (S3) FRPN
880.07, (4) risiko ketidakpastian penjualan produk (P2) FRPN 883.12, dan (5)
risiko proses pembuatan pakan tidak sesuai dengan standard (M3) FRPN 658.07.
Sedangkan dari pemetaan risk event dengan SCOR model didapatkan bahwa
risiko operasional tertinggi dan terbanyak pada industri pakan adalah pada (1)
major process make dengan 14 risk event dan total akumulasi FRPN 8,488.13, (2)
source dengan 12 risk event dan total akumulasi FRPN 6,942.04, (3) deliver
dengan 9 risk event dan total akumulasi FRPN 4,519.85, (4) plan dengan 7 risk
event dan total akumulasi FRPN 4,012.68, dan (5) return dengan 4 risk event dan
total akumulasi FRPN 2,144.33. Mitigasi yang dilakukan lebih menekankan pada
risiko kategori sangat tinggi (VH) dengan range nilai RPN 800-1000. | |