Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorNovianti, Tanti
dc.contributor.authorRukmantara, Hendy
dc.date.accessioned2025-08-07T09:54:49Z
dc.date.available2025-08-07T09:54:49Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167590
dc.description.abstractSalah satu program pemerintah yang dibentuk sebagai upaya untuk mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah adalah membentuk LPDBKUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Pembentukan LPDB dibawah pengawasan dan pembinaan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah bertujuan membantu usaha koperasi, usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan kegiatan usahanya, melalui penyaluran pinjaman/bantuan modal usaha melalui perantara lembaga keuangan bank, lembaga keuangan non bank, maupun secara langsung kepada usaha tersebut. Dalam perkembangannya, muncul permasalahan yaitu dalam hal pengembalian angsuran pinjaman atau terjadi pembayaran kredit yang menunggak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan gambaran penyaluran kredit/dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada para debitur yang berada pada wilayah Indonesia, menganalisa karakteristik debitur dari penyaluran pinjaman di LPDB-KUMKM pada tahun 2010 – 2014, dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kredit macet pada para debitur di LPDB-KUMKM dengan metode analisa deskriptif dan regresi logistik. Dari 2050 sampel penelitian yang diambil, sebagian besar debitur (1629 debitur/79.5%) merupakan koperasi jasa keuangan dengan persentase kemacetan sebesar 16,1%. Berdasarkan lama usaha dan besarnya plafon, debitur yang mendapatkan pinjaman paling banyak berumur 4 tahun dengan besarnya plafon pinjaman paling besar sebesar Rp 50 000 000 000 dan paling kecil sebesar Rp 50 000 000 dan dari seluruh sampel penelitian sejumlah 1245 debitur tidak menyertakan jaminan atas pinjamannya dengan persentase kemacetan 17.76% dari debitur dengan kriteria ini. Dari seluruh sampel penelitian, pinjaman yang disalurkan kepada 1890 debitur monitoring administratifnya tidak dilakukan BI checking, yang dalam hal ini di dominasi oleh lembaga koperasi. Gambaran profil debitur macet di LPDB-KUMKM adalah didominasi oleh lembaga koperasi simpan pinjam dan koperasi jasa keuangan syariah. Berdasarkan hasil analisa logistik terdapat empat variabel yang berpengaruh nyata atau signifikan terhadap tingkat kolektibilitas pinjaman yaitu suku bunga, strategi monitoring BI checking/ non BI checking, tingkat jaminan, dan jenis lembaga. Berdasarkan keempat faktor tersebut, strategi monitoring adalah variabel yang berpengaruh signifikan paling besar dan positif terhadap kualitas pinjaman macet.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kredit Macet Pada Lpdb-Kumkm (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah)id
dc.subject.keywordKredit Macetid
dc.subject.keywordLpdb-Kumkm (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah)id
dc.subject.keywordRegresi Logistikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record