| dc.description.abstract | Tujuan utama perusahaan adalah mencapai laba yang maksimum guna
memaksimalkan nilai para pemegang saham. Untuk mencapai hal tersebut,
perusahaan harus dapat meningkatkan kinerjanya dengan mengelola aktivitas
bisnisnya secara efektif, efisien dan ekonomis. Aktivitas bisnis tersebut tercipta
karena adanya transaksi antara supply dan demand.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh WINA (World Instant Noodle
Association) bahwa industri mie instant di Indonesia terus mengalami peningkatan
permintaan setiap tahunnya. Namun, salah satu pelaku bisnis mie instant terbesar
di Indonesia PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mengalami penurunan
penjualan sebesar 0,5% dan market share sebesar 0,2% pada tahun 2013 ke tahun
2014. Agar tujuan utama perusahaan dalam maksimum laba dapat tercapai perlu
adanya upaya peningkatan rantai nilai (value chain).
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
membentuk value chain dan value chain prioritas dalam mendukung perusahaan
mecapai laba maksimum pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Divisi
Mie Instant.
Penelitian ini menggunakan metode exploratory dengan unsur-unsur rantai
nilai pada perusahaan. Dimensi yang diteliti adalah inbound logistic, operation,
outbond logistic, marketing & sales, service, firm infrastructure, human resources
management, technology development, dan procurement. Dari dimensi yang
diteliti dihasilkan 35 item yang menjadi alat ukur dari pernyataan pada kuesioner.
Responden data primer penelitan ini didapat dari 90 orang pelaku aktifitas supply
chain pada perusahaan dengan metoda convenience sampling. Survey penelitian
ini dilakukan di PT. Indofood CBP Sukses Makmurt Tbk Divisi Mie Instant.
Fokusnya survey pada Cabang DKI, Cabang Cibitung, & Cabang Bandung. Skala
yang digunakan pada penelitian ini adalah skala likert dimodifikasi menjadi empat
yang ditransformasi menjadi skala interval. Analisis faktor dengan Confirmatory
Factor Analysis digunakan untuk menggali faktor-faktor yang membentuk rantai
nilai pada perusahaan.
Berdasarkan sembilan faktor rantai nilai melalui analisis faktor dengan
CFA dapat direduksi tiga faktor yang membentuk rantai nilai pada perusahaan
yaitu faktor operation, faktor outbond logistic, dan faktor service. Dan yang
menjadi faktor prioriras didapat ada enam faktor yaitu Inbound Logistic,
Marketing & sales, Firm Infrastructure, Human Resource Management,
Technology Development, Procurement. | |