| dc.description.abstract | Depok merupakan salah satu kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi
sangat pesat. Pertumbuhan ekonomi Kota Depok berdampak pada juga pada
migrasi penduduk yang masuk ke dalam kota untuk mencari kehidupan yang lebih
baik. Selain itu kondisi Depok yang menjadi kota satelit bagi DKI Jakarta
menjadikan Depok sebagai kota alternatif utama sebagai tempat tinggal masyarakat
yang beraktivitas di DKI Jakarta. Kondisi seperti ini merupakan potensi bagi
pengembang perumahan karena banyaknya jumlah penduduk dipastikan juga
kebutuhan rumah sebagai salah satu kebutuhan pokok juga akan meningkat.
PT Triasta Putra Santika sebagai perusahaan pengembang perumahan juga
harus melakukan analisis strategi untuk bisa memiliki keunggulan dibandingkan
dengan perusahaan pengembang perumahan lainnya. Berdasarkan data internal,
terlihat penurunan penjualan dari tahun 2013-2015 yang disebabkan oleh
perlambatan ekonomi dan faktor politik. Dengan mengkaji kondisi internal maupun
eksternal serta masukan dari kebutuhan konsumen, diharapkan bisa dibuat strategi
yang tepat untuk pengembangan perusahaan.
Jumlah permintaan perumahan terus meningkat setiap tahunnya. Kota
Depok yang menjadi salah satu kota penyangga Jakarta dijadikan sebagai salah satu
alternatif dalam memilih rumah tinggal. Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia
melambat yaitu hanya sebesar 4,7 % yang juga dialami oleh negara lain di dunia.
Selain itu, indikator ekonomi lain seperti inflasi, suku bunga kredit, cadangan
devisa, defisit akun lancar masih menunjukkan indikasi aman. Sektor perbankan
yang merupakan tulang punggung perekonomian pun masih tergolong sehat. Hal
ini berarti perekonomian Indonesia walaupun melambat tapi masih dalam jalur
pertumbuhan yang tepat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan perumusan strategi
sehingga PT Triasta Putra Santika dapat memenangkan persaingan bisnis dengan
kompetitornya.
Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif dan pendekatan kuantitatif
dengan menganalisa faktor yang menjadi preferensi konsumen dalam memilih
rumah serta analisis faktor internal dan eksternal perusahaan. Pemilihan contoh
dilakukan dengan prosedur penarikan contoh non probabilitas dengan metode
purposive sampling. Pembeli rumah menjadi responden untuk menentukan faktorfaktor yang menjadi pertimbangan konsumen perumahan dalam memilih rumah,
sedangkan responden yang menjadi contoh dalam penentuan strategi perusahaan
yaitu stakeholder dari PT Triasta Putra Santika dan pihak yang memiliki
kompetensi di bidang perumahan.
Terdapat dua faktor yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan
membeli rumah di Kota Depok yaitu faktor spesifikasi dan fasilitas rumah serta
faktor keterjangkauan. Spesifikasi rumah yang ditawarkan oleh PT Triasta Putra
Santika dinilai sudah cukup sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.
Faktor Keterjangkauan ini mencakup lokasi yang strategis dengan akses yang
mudah dijangkau serta terjangkau secara finansial bagi konsumen. Dari sisi
perusahaan, strategi yang paling baik diterapkan bagi PT Triasta Putra Santik adalah strategi diferensiasi dalam pemasaran produk dengan mengedepankan
keunggulan akses dan kualitas bahan bangunan untuk memenangkan persaingan di
tengah lesunya ekonomi.
Implikasi manajerial yang harus dilakukan oleh PT Triasta Putra Santika
adalah dengan pemilihan lokasi perumahan yang memilika akses strategis serta
meningkatkan kualitas bahan mutu bangunan rumah. Selain itu PT Triasta Putra
Santika juga harus melakukan diferensiasi pemasaran produk untuk memenangkan
persaingan terhadap pengembang lain. | |