Show simple item record

dc.contributor.advisorHakim, Dedi Budiman
dc.contributor.advisorSukandar, Dadang
dc.contributor.authorSyahran, Rinaldi
dc.date.accessioned2025-08-07T09:52:51Z
dc.date.available2025-08-07T09:52:51Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167550
dc.description.abstractPemerintah Indonesia menjadikan industri pulp dan kertas sebagai sektor strategis pada tahun 2013. Penetapan industri pulp dan kertas sebagai sektor strategis merupakan tanda bahwa pemerintah Indonesia serius mengembangkan industri ini. Mereka serius di dalam mengembangkan perusahaan yang ada di industri ini. Di tahun itu pula, margin produsen untuk produk pulp dan kertas di pasar Asia adalah rendah. Namun, masih terdapat empat dari tujuh perusahaan yang mencatatkan laba bersih. Ada tiga perusahaan yang merugi pada tahun 2013. Dua dari empat perusahaan yang mencatatkan laba bersih mencatatkan penurunan laba bersih dari tahun 2012 ke 2013. Satu perusahaan yang tidak mencatatkan penurunan laba bersih mencatatkan rugi usaha. Satu perusahaan lainnya yang mencatatkan laba bersih dan kenaikan laba, mempunyai laba bersih yang kecil. Berdasarkan alasan itu, maka perusahaan pulp dan kertas indonesia butuh dievaluasi kinerjanya. Penelitian ini ditujukan untuk evaluasi kinerja keuangan perusahaan pulp dan kertas di Indonesia. Rasio keuangan dan economic value added yang bersumber dari data laporan keuangan digunakan sebagai metode penelitian. Software excel digunakan untuk mengentri data mentah dan mengolahnya. Ada 7 perusahaan pulp dan kertas Indonesia terbuka berdasarkan data tahun penelitian 2009-2013. Namun, hanya 6 yang diambil menjadi contoh berdasarkan kelengkapan data tahun penelitian 2009-2013. Keenam perusahaan yang digunakan sebagai contoh adalah Fajar Surya Wisesa, Indah Kiat Pulp and Paper, Toba Pulp Lestari, Kertas Basuki Rahmat Indonesia, Suparma, dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia. Alkindo Naratama adalah perusahaan yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Keenam perusahaan diteliti berdasarkan rasio keuangan dan economic value added. Hasilnya adalah Pabrik Kertas Tjiwi Kimia memiliki likuiditas paling memuaskan selama periode 2009-2013. Alasannya adalah nilai rasio likuiditas perusahaan ini paling memuaskan di antara perusahaan lainnya. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia memiliki kinerja profitabilitas memuaskan selama periode 2009-2013. Alasannya adalah kinerja profitabilitas Pabrik Kertas Tjiwi Kimia memenuhi kriteria selama 5 tahun. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia mempunyai solvabilitas memuaskan selama periode 2009-2013. Alasannya adalah kinerja profitabilitas Pabrik Kertas Tjiwi Kimia memenuhi kriteria selama 5 tahun. Kinerja keuangan seluruh perusahaan pulp dan kertas berdasarkan rasio keuangan masih kurang memuaskan. Kinerja keuangan perusahaan pulp dan kertas berdasarkan economic value added juga kurang memuaskan selama periode 2009-2013. Kinerja keuangan perusahaan pulp dan kertas yang kurang memuaskan berdasarkan rasio keuangan dan economic value added menghasilkan rekomendasi bagi masing-masing perusahaan. Ini dimaksudkan agar masing-masing perusahaan dapat memperbaiki kinerja keuangannya. Persediaan yang dikurangi, menaikkan kas, dan juga mengurangi hutang lancar merupakan rekomendasi untuk meningkatkan likuiditas perusahaan. Profitabilitas perusahaan ditingkatkan melalui penciptaan dan peningkatan laba bersih. Solvabilitas ditingkatkan dengan menaikkan total hutang dan juga mengurangi penggunaan hutang untuk membeli aset. Economic value added ditingkatkan dengan cara menaikkan laba dan juga mengurangi biaya.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleEvaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan Pulp dan Kertas Indonesiaid
dc.subject.keywordKinerja Keuanganid
dc.subject.keywordRasio Keuanganid
dc.subject.keywordEconomic Value Addedid
dc.subject.keywordAnalisis Rasio Likuiditasid
dc.subject.keywordAnalisis Rasio Profitabilitasid
dc.subject.keywordAnalisis Solvabilitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record