| dc.description.abstract | Banyak dari pelaku usaha yang membangun perusahaanya tanpa
menganalisa terlebih dahulu bagaimana lingkungan eksternal bisnisnya saat ini
sehingga terlambat dalam membangun strategi bisnis yang sesuai kondisi terkini
sebuah industri. Seperti yang terjadi pada industri media luar ruang DKI Jakarta,
dimana mulai tahun 2016 hanya diijinkan dalam bentuk Large Electronic Display
atau LED. Kebijakan tersebut diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta dengan
tujuan untuk merapikan dan membentuk estetika kota Jakarta. kondisi eksternal
dalam industri media luar ruang inilah yang mengancam keberlangsungan pelaku
bisnis media luar ruang di DKI Jakarta.
Permasalahan lain yang sebenarnya muncul dari kondisi internal
perusahaan adalah hampir seluruh pelaku bisnis media luar ruang di DKI Jakarta
hanya mengembangkan bisnisnya dengan satu produk dominan yaitu billboard.
Permasalahan lain muncul dari kondisi internal perusahaan yaitu hampir seluruh
pelaku bisnis media luar ruang di DKI Jakarta hanya mengembangkan bisnisnya
dengan satu produk dominan yaitu billboard. Sehingga menyebabkan terbatasnya
pasar yang diciptakan oleh pelaku usaha itu sendiri.
PT. Pariwara Advertising adalah perusahaan yang bergerak di industri
media luar ruang selama 37 tahun. Pengalaman dan sumber daya yang dimiliki
tentunya mampu menjadikan perusahaan untuk terus eksis di industri media luar
ruang DKI Jakarta. Namun, sejak tahun 2013 PT. Pariwara Advertising
mengalami penurunan penjualan secara perlahan hingga pada tahun 2015
penjualan menurun sampai 5 Miliar, jauh bila dibandingkan tahun 2013 yang
mencapai 20 Miliar.
Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu 1) memaparkan gambaran umum PT.
Pariwara Advertising dan strategi bisnis saat ini. 2) Menganalisis kondisi internal
dan eksternal PT. Pariwara Advertising di industri media luar ruang DKI Jakarta
dan 3) Rekomendasi strategi bisnis yang tepat untuk PT. Pariwara Advertising
agar tetap eksis di industri media luar ruang DKI Jakarta.
Penelitian ini menunjukan bahwa strategi bsinis yang saat ini yaitu
memperbanyak lokasi iklan sudah tidak tepat lagi karena tidak bisa menjawab
tantangan dari perubahan lingkungan di industri media luar ruang DKI Jakarta.
Salah satunya adalah perubahan yang datang dari regulasi pemerintah daerah yang
sangat erat dalam mengatur aktivitas bisnis media luar ruang. Selain itu, kondisi
internal dan eksternal perusahaan yang saling terkait satu sama lain seharusnya
mampu untuk dianalisa terlebih dahulu sebelum penjualan PT. Pariwara
Advertising menurun sampai dengan 5 Miliar.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa faktor internal yang paling besar
terdapat di harga produk bersaing sebagai kekuatan PT. Pariwara Advertising dan
menurunnya jumlah karyawan sebagai kelemahan paling besar yang
mempengaruhi kinerja perusahaan. Selain itu untuk kondisi eksternal, mobilitas
penduduk yang tinggi merupakan peluang besar dalam mengembangkan produk. | |