Show simple item record

dc.contributor.advisorFahmi, Idqan
dc.contributor.advisorMaulana, Agus
dc.contributor.authorKristanto, Yudhie Dwi
dc.date.accessioned2025-08-07T09:51:46Z
dc.date.available2025-08-07T09:51:46Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167527
dc.description.abstractKompetensi merupakan sebuah paket pengetahuan, keahlian dan nilai-nilai yang diperlukan oleh seorang individu dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik. Kompetensi dapat menjadi petunjuk yang menggambarkan apakah seorang individu akan mampu menjalankan pekerjaannya dan memberikan hasil yang diharapkan atau tidak. Kompetensi juga dapat berfungsi sebagai panduan pengembangkan keahlian yang diperlukan untuk sebuah pekerjaan. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu tujuan utama dalam operasi PT Holcim Indonesia Tbk. Saat ini PT Holcim Indonesia Tbk telah memiliki model kompetensi keselamatan kerja untuk area operasional (line function) yang berasal dari Holcim global. Namun tidak ada panduan mengenai model kompetensi keselamatan kerja untuk departemen Corporate OHS sendiri. Sementara peran departemen Corporate OHS dalam penerapan K3 di perusahaan amatlah penting. Kondisi ini menjadi lebih menantang setelah dilakukannya perombakan organisasi dan pendefinisian ulang peran utama departemen keselamatan kerja dari global. Agar departemen Corporate OHS dapat meningkatkan kinerja yang diharapkan melalui model kompetensi yang sesuai, maka tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisa peranan-peranan baru dari departemen Corporate OHS PT Holcim Indonesia Tbk berdasarkan sistem keselamatan kerja yang dianut oleh perusahaan tersebut, 2) membuat model kompetensi yang sesuai dengan perananperanan baru departemen Corporate OHS PT Holcim Indonesia Tbk, 3) menentukan peringkat kompetensi untuk masing-masing posisi di departemen Corporate OHS, 4) menyusun program keahlian yang menunjang pembentukan kompetensi sesuai model kompetensi untuk departemen Corporate OHS PT Holcim Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan metoda modified DACUM dan merujuk kepada kamus kompetensi AMA (American Management Association). Hasil penelitian menunjukkan ada 9 kompetensi utama untuk departemen keselamatan kerja. Empat dari sembilan kompetensi tersebut adalah kompetensi keselamatan kerja, yang meliputi 1) OHS mission implementation & tactical planning, 2) controls hazards & manages risks, 3) result oriented OHS, dan 4) mastering complexity & manages incidents. Sedangkan lima kompetensi lainnya merupakan kompetensi leadership, yang meliputi 1) communication, 2) partnering, 3) influencing, 4) building trust & personal accountability, 5) critical & analytical thinking. Isi dari model kompetensi yang dibuat adalah 1) daftar sembilan kompetensi utama yang dipersyaratkan, 2) definisi masing-masing kompetensi, 3) tingkatan masing-masing kompetensi, 4) pengembangan untuk setiap tingkatan, 5) kebutuhan tingkat kompetensi untuk setiap posisi jabatan
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sumber Daya Manusiaid
dc.titlePengembangan Kamus Kompetensi Keselamatan Kerja Untuk Departemen Corporate Ohs Di Pt Holcim Indonesia Tbkid
dc.subject.keywordKompetensiid
dc.subject.keywordKeselamatan Kerjaid
dc.subject.keywordSumber Daya Manusiaid
dc.subject.keywordHuman Resourceid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record