Show simple item record

dc.contributor.advisorHakim, Dedi Budiman
dc.contributor.advisorBudidarmo, Rico Rizal
dc.contributor.authorRahmalia, Winda
dc.date.accessioned2025-08-07T09:50:49Z
dc.date.available2025-08-07T09:50:49Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167499
dc.description.abstractProses pengambilan keputusan konsumen merupakan konsep dasar pemikiran konsumen yang dapat digunakan oleh pemasar atau manajer untuk menetapkan produk dan strategi barang dan jasa yang akan dijual. Tahap-tahap yang membentuk proses pengambilan keputusan adalah pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, konsumsi, evaluasi pasca pembelian dan divestasi. Daebak Fan Cafe sebagai restoran dengan tema budaya populer Korea yang memadukan style modern kpop dan atmosfer Korea tradisional. Dapat dikatakan bahwa pemilik restoran membuat pengelompokan pasar bagi mereka yang suka akan budaya populer tersebut. Adanya bauran sikap terhadap budaya populer dan untuk mengetahui konsep dasar perilaku konsumen, sebagai basis untuk melakukan studi mengenai proses pengambilan keputusan konsumen, serta sikap konsumen terhadap marketing mix yang ada pada Daebak Fan Cafe. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sistematik dengan pendekatan Slovin. Metode analisis yang digunakan, yaitu metode analisis deskriptif, tabulasi silang dan chi-square. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa proses pengambilan keputusan konsumen untuk datang ke Daebak, sebagian besar pengunjung datang karena ingin merasakan masakan Korea sambil menikmati suasana baru, santai, dan menyenangkan dari budaya populer Korea. Biasanya konsumen berkunjung bersama teman, sehingga sumber informasi paling banyak didapat dari teman mereka sendiri. Sebagian besar pengunjung akan merencanakan kedatangannya dan mayoritas mereka akan datang pada hari libur pada siang hingga sore hari . Hasil tabulasi silang dan chi-square antara antara tiga karakteristik demografi, yaitu usia, status pekerjaan dan pendapatan terhadap variabel marketing mix yang ada pada Daebak diketahui bahwa status pekerjaan dan marketing mix yang ada, tidak memperlihatkan adanya hubungan satu sama lain (saling bebas). Sedangkan pada karakter usia dan pendapatan, variabel budaya Korea (sosial-grup), produk dan promosi menunjukkan adanya hubungan atau saling terikat. Dapat dikatakan bahwa variabel harga dan tempat tidak memengaruhi responden untuk datang ke Daebak. Responden lebih tertarik dengan konsep, produk, dan promosi yang diberikan. Implikasi manajerial yang dapat digunakan sebagai masukan oleh restoran adalah melakukan diversifikasi produk dan membuatnya memiliki karakter yang dapat diingat dan disukai oleh konsumen. Hal lain yang dapat dilakukan adalah melakukan promosi lainnya, misalnya memberi reward kepada konsumen yang selalu membeli menu minuman idola yang dicatat pada kartu pembelian serta memperkuat konsep budaya populer Korea sehingga konsumen puas dan makin dapat merasakan budaya populer Korea tersebut.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titleSikap Terhadap Marketing Mix dan Proses Pengambilan Keputusan Pembelian Konsumen Pada Daebak Fan Cafe, Depokid
dc.subject.keywordDemografiid
dc.subject.keywordKonsumenid
dc.subject.keywordMarketing Mixid
dc.subject.keywordPengambilan Keputusanid
dc.subject.keywordSikap Konsumenid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record