Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.advisorAndati, Trias
dc.contributor.authorPuspitasari, Ardina
dc.date.accessioned2025-08-07T09:50:39Z
dc.date.available2025-08-07T09:50:39Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167493
dc.description.abstractInteraksi dalam perekonomian ditandai dengan semakin terbukanya transaksi perdagangan dan mobilitas arus modal antar negara. Transaksi tersebut memungkinkan aliran dana yang masuk dan keluar dari suatu negara. Faktor tersebut menyebabkan integrasi pasar modal suatu negara dengan pasar modal negara lain. Integrasi pasar modal juga ditandai dengan semakin banyak jumlah investor asing yang menanamkan dananya di negara tujuan. Kemudahan ini dikarenakan saat ini pasar modal antar negara telah terhubung dalam suatu sistem karena perkembangan teknologi. Integrasi pasar menjadi penting mengingat saat ini kerjasama antar negara dalam satu kawasan juga meningkat terutama dalam perdagangan. Adanya integrasi ini mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya pada pasar modal negara tersebut. ASEAN menjadi kawasan yang menarik untuk diteliti mengenai integrasi pasar. ASEAN termasuk kawasan emerging market yang mengalami percepatan pemulihan pasca krisis keuangan global tahun 2008. Selain itu ASEAN akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). AEC merupakan langkah awal negaranegara ASEAN untuk pencapaian pembentukan pasar tunggal. Penelitian tentang integrasi pasar ASEAN memang telah banyak dilakukan namun mempunyai hasil yang berbeda-beda dan objek yang digunakan juga berbeda. Oleh karena itu penelitian mengenai integrasi pasar ASEAN perlu untuk dikaji lebih dalam dengan menggunakan unsur yang berbeda. Penelitian ini akan mencoba menganalisis hubungan pasar saham Indonesia dengan pasar ASEAN dan unsur lain yang digunakan yaitu peristiwa penurunan harga minyak dunia yang terjadi sepanjang tahun 2014. Dalam penelitian ini, konsep integrasi pasar saham diartikan suatu hubungan dan pengaruh pasar saham antar negara. Oleh karena itu dalam penelitian tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk menganalisis apakah terdapat integrasi di kawasan ASEAN 5 selama penurunan harga minyak dunia. Tujuan lain adalah untuk menganalisis pasar saham yang saling mempengaruhi, khususnya pada pasar saham Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari harga minyak mentah dunia dan indeks pasar saham ASEAN 5 yaitu Jakarta Composite Index/JCI (Indonesia), Kuala Lumpur Composite Index/KLCI (Malaysia), Strait Time Index/STI (Singapura), Securities Exchange of Thailand Index/SETI (Thailand), dan Philippine Stock Exchange/PSE (Filipina) serta harga minyak dunia selama bulan Januari 2009 sampai Mei 2015. Alat analisis yang digunakan yaitu VECM (Vector Error Corection Model) untuk mengetahui integrasi yang terdapat pada pasar saham ASEAN. Pengujian kointegrasi biasanya menggunakan uji Johansen Cointegration. Jika pengujian data atau variabel menunjukkan hasil tidak stasioner namun mempunyai kointegrasi dengan variabel lain, maka bentuk model yang digunakan yaitu VECM. Oleh karena itu VECM disebut sebagai model VAR untuk data time series yang tidak stasioner dan mempunyai kointegrasi. Selain itu untuk menganalisis guncangan variabel lain dan kontribusi antar variabel digunakan analisis Impuls Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa selama periode penelitian yaitu tahun 2009-2015, terdapat integrasi atau hubungan jangka panjang dalam kawasan ASEAN5 (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina). Dalam hubungan jangka panjang, diperoleh bahwa secara keseluruhan pasar saham Indonesia dipengaruhi oleh pasar saham Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan harga minyak dunia. Variabel dummy hanya berpengaruh signifikan terhadap IHSG dan STI. Hal ini berarti bahwa dalam jangka pendek peristiwa penurunan minyak dunia yang terjadi sepanjang tahun 2014 sampai 2015 berdampak pada pasar saham Indonesia dan Singapura.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Pengaruh Harga Minyak Dunia Terhadap Integrasi Pasar Saham Asean 5id
dc.subject.keywordAsean 5id
dc.subject.keywordHarga Minyak Duniaid
dc.subject.keywordIntegrasiid
dc.subject.keywordPasar Sahamid
dc.subject.keywordVecmid
dc.subject.keywordAnalisis Impulse Response Function(Irf)id
dc.subject.keywordAnalisi Forecast Error Variance(Vdc)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record