| dc.description.abstract | Globalisasi perdagangan telah membawa implikasi amat besar pada sektor
usaha jasa khususnya perguruan tinggi di Indonesia. Perguruan tinggi (PT)
dituntut untuk lebih meningkatkan kualitasnya agar dapat bersaing di dalam dan di
luar negeri. Persaingan perguruan tinggi untuk menarik minat calon mahasiswa
semakin ketat. Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai salah satu Perguruan Tinggi
Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) menerapkan strategi promosi untuk
melakukan sosialisasi penerimaan dan menarik minat calon mahasiswa baru
sebagai upaya memperluas akses, meningkatkan pendaftar pendidikan tinggi
pertanian dan mempertahankan kualitas input-nya dengan mencari serta menerima
calon mahasiswa baru yang berasal dari siswa dengan nilai rapor terbaik di setiap
SMA. Dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa
rangking 15 terbaik di SMA PERAKS (Performans Riwayat Akademik Sekolah)
khususnya di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), IPB
dapat membuat skala prioritas program kegiatan pemasaran (promosi) yang dapat
mempertahankan kualitas input-nya.
Penelitian bertujuan mengidentifikasi tingkat minat dan menganalisis
pengaruh kepribadian, motivasi, brand image dan lingkungan terhadap minat 15
siswa terbaik IPA kelas XI tahun ajaran 2014/2015 di 14 SMA JABODETABEK
dalam memilih IPB serta implikasi manajerialnya. Jumlah responden yang diteliti
sebanyak 210 siswa dan pengambilan data dilakukan bulan Mei - Juni 2015.
Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis
data yang digunakan deskriptif dan structural equation model (SEM).
Hasil penelitian ini menunjukkan responden atau siswa berjenis kelamin
perempuan lebih banyak (66 persen) dibanding laki-laki (34 persen) dengan
kisaran pengeluaran per bulan antara Rp 216.000 sampai Rp 3.630.000 dan ratarata pengeluaran siswa sebesar Rp 1.268.434. Berdasarkan nilai rata-rata skor
variabel indikator responden mempunyai kepribadian Conscientiousness (3,55),
Extraversion (3,55), Openness (3,46) sekaligus. Responden sangat setuju bila
motivasi tertinggi memilih suatu perguruan tinggi adalah program studi yang
diminati (65 persen). Skor rata-rata persepsi brand image responden tertinggi
adalah Universitas Indonesia (4,06) dan terendah Universitas Gadjah Mada (3,99),
sedangkan IPB menempati posisi ketiga (4,02). Jawaban responden menunjukkan
orang tua dan internet memiliki pengaruh besar dalam memilih perguruan tinggi,
disamping guru bimbingan konseling. Mayoritas siswa mengetahui tentang IPB
yang sumber informasinya paling banyak berasal dari orang tua (31 persen) dan
internet (28 persen).
Hasil penelitian juga menunjukkan satu dari tiga siswa berminat mendaftar
ke IPB sebagai urutan pilihan pertama dan pilihan kedua. Brand image dan
motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat siswa memilih IPB. Lingkungan
dan kepribadian tidak berpengaruh terhadap minat. Lingkungan berpengaruh
signifikan terhadap brand image dan motivasi siswa. Kepribadian tidak
berpengaruh terhadap motivasi, brand image dan minat. IPB dalam membuatstrategi pemasaran yang berhubungan minat siswa hendaknya mempertimbangkan
faktor motivasi (menyukai bidang sains dan tekologi bidang pertanian), brand
image (reputasi baik) dan lingkungan (pertimbangan guru BK dan akses
internet/website) dalam memilih perguruan tinggi sebagai faktor utama. | |