| dc.description.abstract | Sebagai suatu negara kepulauan, sektor maritim merupakan sektor yang
signifikan bagi Indonesia, oleh sebab itu transportasi laut merupakan satu hal yang
penting. Seiring dengan berkembangnya industri dan kebutuhan akan transportasi
laut yang semakin meningkat, maka semakin banyak pula jumlah kapal yang
beroperasi di wilayah Indonesia. Di sisi lain, terkait dengan pengoperasian kapal
banyak faktor resiko yang dapat timbul baik resiko yang bersifat eksternal
maupun internal seperti kecelakan kerja, tabrakan kapal, hilang atau rusaknya
muatan, ganti rugi dari tuntutan pengelola terminal atas kerusakan fasilitas
pelabuhan, ganti rugi dan biaya pembersihan akibat pencemaran laut dan/atau
sungai, tanggung jawab terhadap penyingkiran bangkai kapal, dan lain
sebagainya.
Asuransi Marine Hull atau asuransi rangka kapal didisain khusus untuk
memberikan jaminan komprehensif terhadap kapal, mesin, dan perlengkapannya
dari bahaya laut dan risiko pelayaran (navigational perils). Marine hull and
machineries menjamin risiko-risiko antara lain bahaya laut seperti cuaca buruk,
tenggelam, tabrakan, dan lain-lain (perils of the seas), kebakaran, ledakan,
pencurian dengan kekerasan oleh orang dari luar kapal, perompakan (piracy), dan
lain-lain. PT. Asuransi Jasa Indonesia merupakan salah satu Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi kerugian. Berdasarkan visi PT.
Asuransi Jasindo yaitu, “Menjadi perusahaan yang tangguh dalam persaingan
global dan menjadi market leader di pasar domestik” Jasindo harus mampu
memberikan proteksi berkualitas tinggi serta berperan aktif dan berdaya saing
tinggi dalam pasar domestik. Pada laporan tahunan tahun 2013, PT. Asuransi Jasa
Indonesia mengalami penurunan pendapatan total premi dalam lini bisnis asuransi
rangka kapalnya. Penurunan pendapatan premi ini disebabkan oleh banyak
perusahaan pelayaran yang menutup asuransi kapalnya di perusahaan lain
dibandingkan dengan menutupnya di Jasindo. Melihat hal ini, penelitian akan
menganalisis bagaimana kepuasan nasabah selama ini terhadap pelayanan Jasindo
dan melihat atribut-atribut pelayanan yang membutuhkan perbaikan.
Penelitian ini dilaksanakan di daerah Jabodetabek dengan alasan alasan
nasabah PT Asuransi Jasa Indonesia tersebar di wilayah tersebut. Nasabah yang
dimaksud dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan pelayaran yang
mengasuransikan kapalnya dengan Asuransi Rangka kapal di PT. Asuransi Jasa
Indonesia.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan
explanatorydengan metode survei yang dilakukan kepada nasabah. Pengumpulan
data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada nasabah asuransi rangka
kapal yang telah melakukan pembelian kembali minimal satu kali.Berkaitan
dengan penentuan sampel, maka apabila banyaknya subyek populasi kurang dari
100, maka lebih baik menggunakan penelitian populasi (sensus). Untuk populasi
nasabah asuransi rangka kapal di PT. Asuransi Jasa Indonesia, jumlah perusahaan
yang mengasuransikan kapalnya..dst. | |