| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perubahan status,
employee engagement, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas
pelaporan keuangan. Metode sampling yang digunakan adalah purposive
sampling. Populasi dari penelitian ini adalah SDM keuangan di Institut
Pertanian Bogor. Sampel dalam penelitian ini adalah staf keuangan dan
Bendahara Pembantu Pengeluaran di lingkungan Institut Pertanian Bogor serta
laporan keuangan Tahun 2008-2013.
Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis data laporan keuangan
dan mengirimkan kuesioner kepada responden. Total kuesioner yang dikirim
adalah 135 kuesioner dan jumlah yang dapat digunakan untuk pengujian adalah
sebanyak 114 kuesioner. Metode statistik yang digunakan untuk menguji
perubahan status IPB menggunakan uji analysis of variance (ANOVA),
sedangkan untuk menguji hubungan antara employee engagement, pemanfaatan
teknologi informasi, dan ketepatan waktu pelaporan keuangan IPB digunakan
analisis korelasi Rank Spearman, dan untuk menguji pemetaan SDM keuangan
menggunakan Ultrecht Work Engagement Scale (UWES).
Hasil pengujian ANOVA membuktikan bahwa pengelolaan keuangan IPB
tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diterapkannya
Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum karena nilai p-value > 0,05.
Hasil pengujian korelasi Rank Spearman membuktikan bahwa employee
engagement, pemanfaatan teknologi informasi, dan ketepatan waktu pelaporan
keuangan IPB memiliki hubungan yang signifikan. Hubungan antara employee
engagement dengan pemanfaatan teknologi informasi dan ketepatan waktu
pelaporan keuangan tergolong rendah, sementara hubungan antara pemanfaatan
teknologi informasi dan ketepatan waktu pelaporan keuangan tergolong kuat.
Hasil pengujian dari pemetaan SDM keuangan membuktikan bahwa employee
engagement SDM keuangan Institut Pertanian Bogor berada dalam posisi
sedang, sehingga perlu dipertahankan dan ditingkatkan...dst. | |