| dc.description.abstract | PT XYZ adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri
strategis yang menyediakan layanan bahan peledak. Tahun 2002 merupakan titik
awal bagi PT XYZ melakukan transformasi sebagai upaya penyesuaian terhadap
perubahan eksternal dan internal. PT XYZ melaksanakan program management
trainee sebagai transformasi perekrutan karyawan. Generasi Y merupakan
generasi terbaru dari pekerja yang memasuki angkatan kerja saat ini. Semakin
banyak generasi Y yang memasuki angkatan kerja memberikan tantangan
tersendiri bagi PT XYZ karena memiliki karakter yang berbeda dengan generasi
sebelumnya dalam hal nilai dan sikap yang berhubungan dengan pekerjaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi kondisi kerja
karyawan generasi Y PT XYZ berdasarkan karakteristik karyawan generasi Y,
menganalisis persepsi kinerja karyawan generasi Y PT XYZ berdasarkan
karakteristik karyawan generasi Y, menganalisis pengaruh persepsi kondisi kerja
terhadap kinerja karyawan generasi Y dan merumuskan strategi untuk
mempertahankan kinerja karyawan.
Penelitian dilakukan di PT XYZ dengan melibatkan karyawan generasi Y
sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Responden dipilih menggunakan
metode simple random sampling dengan sampel penelitian berjumlah 66 orang,
yang terdiri dari 46 orang karyawan laki-laki dan 20 orang karyawan perempuan.
Tahap analisis data dilakukan secara statistik deskriptif, analisis regresi linear
serta uji beda Mann Whitney dan Kruskal Wallis menggunakan program SPSS
versi 16.
Persepsi kondisi kerja karyawan generasi Y berdasarkan karakteristik,
yaitu jenis kelamin, status pernikahan, usia, tingkat pendidikan, dan masa kerja
termasuk ke dalam kategori positif menunjukkan bahwa karyawan generasi Y
memiliki penilaian yang positif mengenai kondisi kerja yang ada di PT XYZ.
Persepsi kondisi kerja karyawan generasi Y laki-laki dan perempuan yang positif
disebabkan oleh kentalnya suasana kekeluargaan yang dibangun oleh manajemen.
Selain itu, budaya perusahaan yang diterapkan oleh PT XYZ mendukung dan
memberikan perlakuan yang sama terhadap setiap individu PT XYZ untuk
mengembangkan proses dan atau jasa yang inovatif (dalam proses dan output)
didasari oleh pola pikir dan perilaku pembelajaran yang kreatif, dinamis, dan
antisipatif. Persepsi kinerja karyawan generasi mengarah positif. Nilai rataan skor
persepsi kinerja yang tinggi menyatakan bahwa karyawan generasi Y sudah
memberikan kinerja terbaiknya bagi PT XYZ. Berdasarkan perbandingan besaran
nilai F maka setiap faktor-faktor kondisi kerja baik dari faktor kondisi kerja
intrinsik maupun ektrinsik memiliki pengaruh simultan atau bersama-sama
terhadap kinerja. Artinya seluruh faktor kondisi kerja intrinsik dan ekstrinsik
memiliki pengaruh terhadap peningkatan kinerja apabila faktor-faktor tersebut
dapat dijaga dan dikelola dengan baik oleh PT XYZ. Berdasarkan hasil uji t
parsial diketahui bahwa variabel kondisi kerja yang paling signifikan terhadap kinerja karyawan generasi Y adalah supervisi dan kondisi kerja. Hasil penelitian
keseluruhan menunjukkan bahwa pengaruh faktor kondisi kerja ekstrinsik
terhadap kinerja karyawan generasi Y lebih besar jika dibandingkan dengan
pengaruh faktor kondisi kerja intrinsik. Karyawan merasa bahwa motivasi yang
kuat dalam membangun semangat kerja lebih dipengaruhi oleh supervisi dan
kondisi lingkungan kerja. Agar kinerja yang dihasilkan efektif maka pengawasan
dan pengelolaan motivasi kerja pegawai sangat diperlukan.
Perumusan strategi yang dapat dilakukan dalam mempertahankan dan
meningkatkan kinerja karyawannya dengan meningkatkan kinerja berdasarkan
faktor ekstrinsik supervisi pada variable kondisi kerja dengan menerapkan “one
minute praising” yaitu memberikan pujian langsung dengan segera agar dapat
memberikan dorongan semangat bagi karyawan yang telah melakukan pekerjaan
dengan baik. Sistem penggajian yang diterapkan sesuai dengan konsep merit
system dan divisi SDM harus dapat meningkatkan komitmen transparansi
penilaian kinerja karyawan. PT XYZ lebih menghargai prestasi kerja karyawan,
dengan memberikan penghargaan bagi karyawan berprestasi sehingga dapat terus
mendorong karyawan untuk menunjukkan prestasi terbaiknya dalam bekerja.
Selain itu, PT XYZ memberikan apresiasi kepada karyawan yang telah mencapai
hasil kinerja yang maksimal dengan memberikan penghargaan, yang dapat
dilakukan dengan memberikan ucapan terima kasih yang dikirimkan ke rumah
karyawan sehingga anggota keluarga karyawan dapat mengetahui kinerja dan
dapat terus memberikan dorongan kepada karyawan untuk terus bekerja dengan
baik. | |