| dc.description.abstract | Kota Bogor merupakan salah satu kota penyumbang produksi perikanan
air tawar di Jawa Barat. Pada tahun 2013 produksi ikan di Kota Bogor mencapai
4238.02 ton, dan sebagaian besar dihasilkan dari budidaya kolam yaitu sekitar
84.28 % atau sebesar 3571.89 ton. Sejak tahun 2011-2013 jumlah produksi ikan
budidaya kolam di Bogor terus meningkat, tetapi ada penurunan produksi pada
saat tahun 2014. Jika dilihat dari permintaan terhadap ikan di Kota Bogor yang
terus meningkat, Kota Bogor mempunyai peluang untuk terus meningkatkan
jumlah produksi ikan dari budidaya kolam air tawar ini dan mengembangkan
usaha perikanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai budidaya kolam air
tawar di Kota Bogor, menganalisis faktor-faktor yang menentukan keunggulan
kompetitif budidaya kolam air tawar di Kota Bogor, dan merumuskan dan
membuat strategi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif budidaya kolam air
tawar di Kota Bogor
Penelitian dilakukan di Kota Bogor, Jawa Barat. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observarsi dan studi literatur. Responden dipilih
dengan menggunakan salah satu metode non probability sampling, yaitu
purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Value chain Analysis untuk
menganalisis rantai nilai dan menggunakan Porter’s Diamond Model untuk
menganalisis faktor yang menentukan keunggulan kompetitif. Untuk memilih
strategi peningkatan keunggulan kompetitif digunakan Analisis SWOT.
Hasil penelitian menemukan bahwa rantai nilai budidaya ikan kolam air
tawar di Kota Bogor secara umum melibatkan 3 aktor utama yaitu petani ikan,
pengepul dan pedagang. Keterbatasan lahan pertanian di Kota Bogor menjadi
kendala utama bagi Kota Bogor untuk menambah produksi ikan air tawarnya.
Keterbatasan modal para pelaku usaha budidaya yang hanya mengandalkan modal
pribadi saja dan sulitnya mendapatkan pinjaman modal dari pihak lembaga
keuangan membuat para pelaku rantai nilai budidaya ikan kolam air tawar sulit
untuk mengadopsi teknologi dari hasil penelitian dari berbagai macam lembaga
peneliti. Secara umum pada rantai nilai budidaya ikan ini yang mendapatkan
margin terbesar ada pada aktor pengepul, dimana pengepul yang mempunyai
akses dan informasi 2 arah, baik itu informasi pasar ataupun informasi mencari
petani ikan. Faktor yang menentukan keunggulan kompetitif budidaya ikan kolam
air tawar di Kota Bogor adalah sumberdaya manusia, sumberdaya alam dan
jumlah pembeli. Faktor yang memiliki nilai paling rendah adalah preferensi
konsumen dan strategi pesaing. Strategi yang dirumuskan untuk meningkatkan
keunggulan kompetitif budidaya kolam air tawar di Kota Bogor mengembangkan
teknik budidaya ikan dilahan terbatas, membentuk kelompok budidaya Kota
Bogor yang berkelanjutan, melakukan pelatihan secara intens terhadap petani
budidaya, membentuk industri perikanan berbasis wisata | |