Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukywati
dc.contributor.advisorAndati, Trias
dc.contributor.authorWulandari, Tri
dc.date.accessioned2025-08-07T09:48:24Z
dc.date.available2025-08-07T09:48:24Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167415
dc.description.abstractPT TAF adalah salah satu perusahaan pembiayaan yang ada di Indonesia. Peningkatan penjualan low segment dari tahun 2013-2017 dengan besaran kredit tinggi menyebabkan kualitas piutang di PT TAF yang dikategorikan sebagai Non Performing Financing (NPF) mengalami peningkatan. Peningkatan NPF ini juga diiringi dengan peningkatan rugi bersih/Net loss PT TAF pada tahun 2017 dan mempengaruhi keuntungan perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan analisis untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi besaran kredit dan NPF, sehingga bisa dirumuskan strategi penanganannya. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa debitur PT TAF yang berkaitan dengan besaran kredit (total pinjaman), keterlambatan debitur dan (NPF) dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus di PT TAF tentang tingkat Non Performing Financing dari tahun 2013-2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan uji statistik. Regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi besaran kredit. Sedangkan regresi logistik dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi NPF dan lamanya keterlambatan (bucket collectability). Hasil analisis akan digunakan untuk merumuskan usulan strategi dalam mengendalikan NPF di PT TAF. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap besaran kredit adalah harga kendaraan, umur, bunga kredit, jumlah angsuran, penghasilan, uang muka, tipe angsuran pertama, tipe kendaraan, pendidikan, gender, paket kredit, dan tenor kredit. Faktor-faktor yang memengaruhi NPF adalah besaran kredit, LTV, inflasi, area Jawa, dan area Sumatera. Sedangkan faktor-faktor yang memengaruhi lamanya keterlambatan (bucket collectability) adalah besaran kredit, LTV, inflasi, dan area Sumatera. Rumusan strategi yang diusulkan adalah : mempertimbangkan faktor harga kendaraan, umur, bunga kredit, jumlah angsuran, penghasilan, uang muka, tipe angsuran pertama, tipe kendaraan, pendidikan, gender, paket kredit, tenor dan area debitur dalam pemberian kredit, memperbanyak portofolio debitur dengan LTV kurang atau sama dengan 80%, menghindari produk pembiayaan uang muka rendah dan tenor panjang, penguatan struktur organisasi collection dan peningkatan kemampuan team collection, dan memanfaatkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari OJK untuk memperoleh informasi mengenai riwayat kredit calon debitur.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePengaruh Penyaluran Kredit Pada Sektor Umkm dan Faktor-Faktor Lain Terhadap Profitabilitas Bank Umum Di Indonesiaid
dc.subject.keywordBank Umumid
dc.subject.keywordFaktor Ekternalid
dc.subject.keywordFaktor Internalid
dc.subject.keywordKredit Umkmid
dc.subject.keywordProfitabilitasid
dc.subject.keywordAnalisi Regresiid
dc.subject.keywordUji Asumsi Klasik Olsid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record