| dc.description.abstract | Saat ini, geliat Industri Kecil Menengah (IKM) mendapatkan perhatian besar
bagi pemerintah Indonesia. Hal ini salah satunya disebabkan oleh keberadaan IKM
sebagai penyokong perekonomian negara, membuka lapangan pekerjaan dari
berbagai latar belakang pendidikan, dan telah terbukti tetap stabil di tengah krisis
yang pernah melanda di negeri ini. Batik Bogor Tradisiku sebagai pioneer IKM
batik di Kota Bogor merupakan IKM unggulan yang mengangkat potensi daerah
Kota Bogor dalam motif batik selama delapan tahun dan turut melestarikan warisan
budaya tak benda yang telah diakui UNESCO agar tetap hidup di zaman modern
ini. Budaya kerja yang baik di dalam IKM Batik Bogor Tradisiku akan memberikan
performa yang baik dari sisi internal dan akan memberikan kontribusi dalam
industry kerajinan di Kota Bogor dari sisi eksternal.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis pendekatan budaya kerja yang
cocok untuk diterapkan di Batik Bogor Tradisiku untuk mengurangi terjadinya
ketidakselarasan antar divisi. Keselarasan organisasi atau perusahaan adalah derajat
kolaborasi antara struktur, strategi, dan budaya. Selanjutnya, budaya akan dibagi ke
dalam empat aspek, yaitu aspek kekeluargaan (clan), kreasi inovasi (adhocracy),
hierarki (hierarchy), dan pasar (market). Kemudian, penelitian ini membuktikan
apakah kekuatan pertalian (power relationship) dan kepemimpinan (leadership)
dapat menjadi katalis yang mempercepat terbentuknya keselarasan organisasi.
Hubungan sebab akibat ini dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling
(SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) untuk confirmatory factor
analysis tingkat dua. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh
seluruh populasi karyawan (teknik sensus) dan juga dianalisis secara kualitatif. Jadi,
penelitian ini melihat pengaruh dari budaya, kekuatan pertalian, dan kepemimpinan
terhadap keselarasan dan menjelaskan melalui implikasi manajerial. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Batik Bogor Tradisiku perlu melakukan pendekatan
budaya kerja adhocracy untuk menggantikan clan, dan didukung dengan leadership
style yang tepat akan mempercepat terciptanya keselarasan dalam perusahaan. | |