| dc.description.abstract | Perusahaan Umum (Perum) BULOG sebagai lembaga pangan pemerintah
mempunyai visi dan misi yang sangat strategis, terutama terhadap persediaan dan
penyaluran komoditas gabah dan beras. Untuk menunjang tugas dan fungsinya Perum
BULOG mengembangkan strategi dalam menunjang kegiatan pelayanan publik
maupun komersial adalah membentuk unit pengelolaan gabah dan beras (UPGB),
sesuai dengan keputusan Direksi KD-421/DS200/11/2007, UPGB
mempunyai tugas yaitu merencanakan, mengkoordinasikan, mengendalikan dan
melaksanakan kegiatan unit pabrikasi mulai dari pembelian bahan baku, pengolahan
dan pengawasan mutu sampai dengan menghasilkan produk utama maupun hasil
samping yang siap untuk dipasarkan sesuai dengan permintaan pasar ataupun industri
lainnya.
UPGB yang berada di bawah koordinasi wilayah kerja Perum BULOG Divre
DKI Jakarta adalah UPGB Taktakan, UPGB Ciruas dan UPGB Malingping, Guna
mewujudkan usaha yang kompetitif, menuntut sumber daya manusia Perum BULOG
yang prima. Pendekatan manajemen sumber daya manusia, UPGB Perum BULOG
Divre DKI Jakarta diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang memberi
kesempatan kepada pekerja untuk dapat mengembangkan diri, pendapatan yang dapat
memenuhi kebutuhan dasarnya serta lingkungan kerja yang aman dan nyaman
sehingga dapat membangkitkan semangat kerja dalam upaya pencapaian tujuan
perusahaan.
Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan cara pengelolaan
sumber daya manusia Perum BULOG yang efektif. Upaya pengelolaan sumber daya
manusia tersebut memerlukan informasi secara ilmiah mengenai pengaruh faktorfaktor
Kualitas Kehidupan Kerja (KKK) dan produktivitas karyawan. Pekanan
pelaksanaan program KKK di UPGB Divre DKI Jakarta merupakan suatu program
yang mencakup semua lapisan pekerja. Fokus KKK yaitu bagaimana pekerjaan dapat
menjadi lebih baik. Dengan kata lain, karyawan bukan dianggap sebagai faktor
produksi belaka.
Rumusan masalah yang diangkat adalah 1) Bagaimana keadaan KKK di UPGB
Perum BULOG Divre DKI Jakarta, 2) Bagaimana produktivitas Karyawan UPGB
Perum BULOG Divre DKI Jakarta, 3) Bagaimana pengaruh Kualitas Kehidupan
Kerja terhadap produktivitas Karyawan di UPGB Perum BULOG Divre DKI Jakarta ,
4) Bagaimana strategi meningkatkan produktivitas UPGB Perum BULOG Divre DKI
Jakarta.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1) Menjelaskan keadaan
Kualitas Kehidupan Kerja; 2) Menganalisis produktivitas karyawan, 3) Menganalisis
pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja terhadap produktivitas karyawan, dan 4)
Merumuskan strategi Kualitas Kehidupan Kerja yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan produktivitas UPGB Perum BULOG Divre DKI Jakarta.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tujuan agar
hasil penelitian dapat menggambarkan dengan baik sifat-sifat yang diketahui
keberadaannya dan relevan dengan variabel-variabel yang diteliti di UPGB dengan
berpedoman pada kuisioner yang diberikan kepada 30 orang responden. Untuk
analisis statitistik, pengolahan data hasil tabulasi diolah dengan menggunakan
program SPSS (Statistical Program for Social Science).
Hasil pengolahan statistik, nilai koefisien determinasi simultan varaibel bebas
terhadap variabel terikat diperoleh (R2), sebesar 0,910 atau sebesar 91%, menunjukan
bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat
sebesar 91%, sedangkan sisanya sebesar 9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
dimasukan dalam model penelitian ini. Dari hasil uji F diperoleh nilai Sig Level 0,000
yang lebih kecil dari taraf signifikasi 5% atau nilai alpha (α) 0,05, yang artinya
bahwa variabel Partisipasi kerja (X1), Restrukturisasi Kerja (X2), Sistem Imbalan (X3),
Lingkungan Kerja (X4) secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap Produktivitas karyawan (Y), namun hasil uji parsial (t) menunjukan bahwa
variabel sistem imbalan (X3) dan varaibel dummy yang berpengaruh signifikan
terhadap produktivitas. Dengan demikian strategi yang harus dilakukan oleh UPGB
Perum BULOG Divre DKI Jakarta khususnya Divre DKI adalah memperbaiki sistem
imbalan yang berlaku saat ini, terutama berupa pemberiaan insentif, bonus, kenaikan
gaji berkala dan jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) dengan lebih berfokus pada
kelompok buruh.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1) Kondisi gambaran umum Kualitas Kehidupan Kerja (KKK) UPGB Divre DKI
Jakarta KKK dikategorikan cukup. 2) Dari empat faktor penentu keberhasilan
produktivitas terdapat dua faktor yang berkategori cukup yaitu motivasi dan
keterampilan karyawan. 3) Dari empat komponen KKK terdapat satu variabel yang
berpengaruh signifikan yaitu sistem imbalan, sedangkan tiga komponen lainnya,
partispasi, restrukturisasi kerja dan lingkungan kerja tidak mempunyai pengaruh
terhadap produktivitas karyawan UPGB Perum BULOG Divre DKI Jakarta. 4)
Startegi yang harus dilakukan oleh UPGB Perum BULOG Divre DKI Jakarta
khususnya Divre DKI adalah memperbaiki sistem imbalan yang berlaku saat ini,
terutama pemberian insentif, bonus dan kenaikan gaji berkala kepada seluruh pekerja,
dengan tidak membedakan status ke karyawanannya, serta memberikan jaminan sosial
tenaga kerja (Jamsostek) kepada seluruh buruh dan kepastian perpanjangan
keanggotaan jamsostek kepada staf operasional, administrasi dan operator mesin yang
telah memilikinya.
Saran yang dapat disampaikan dari hasil penelitian ini adalah 1) Memenuhi
hak-hak karyawan dengan mempertimbangkan besarnya tanggungjawab dan volume
kerja yang dikerjakan oleh pekerja melalui pemberiaan insentif dan bonus. 2)
Melakukan penyesuaian kenaikan upah atau gaji sesuai standar upah minimum
propinsi (UMP) yang berlaku di propinsi Banten. 3) Memberikan jaminan Kesehatan
dan keselamat Kerja (K3) serta jaminan hari tua kepada semua pekerja UPGB. | |