Show simple item record

dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.advisorSuroso, Arif Imam
dc.contributor.authorSuryono, Joko
dc.date.accessioned2025-08-07T09:47:22Z
dc.date.available2025-08-07T09:47:22Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167378
dc.description.abstractProses pemilihan pemimpin strategis di Perum BULOG dilakukan oleh Direksi berdasarkan pertimbangan yang bersumber dari faktor keyakinan dan kepercayaan. Faktor keyakinan mengacu pada aspek informasi faktual kepegawaian yang disusun oleh Divisi SDM dengan dukungan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG), dimana datanya meliputi keterpenuhan atas persyaratan jabatan, latar belakang pendidikan, rekam jejak karir dan pengalaman, rekam jejak pengembangan, rekam jejak hasil penilaian kinerja, serta data lain yang terkait, seperti hasil evaluasi psikologi, hasil asessment dan catatan khusus menyangkut pelanggaran disiplin yang pernah dilakukan. Faktor kepercayaan adalah merupakan preferensi pengambil keputusan atas calon kandidat pemimpin, yang informasinya bersumber dari hasil pengalaman pribadi melalui interaksi atau hubungan kerja langsung yang pernah terjalin, atau berdasarkan masukan pihak ketiga yang dapat dipercaya. Dua faktor yang melandasi munculnya keputusan dalam pemilihan pemimpin tersebut, mengandung dua potensi permasalahan, yaitu : (1) SIMPEG, sebagaimana tujuan awal disain dan pengembangannya hanya untuk mendukung proses administratif pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Dengan demikian, dalam proses penyiapan bahan penunjang informasi calon kandidat pemimpin, SIMPEG hanya berfungsi sebagai penyedia data, sedangkan penyusunannya menjadi suatu format informasi tertentu untuk disajikan kepada Direksi, disusun dan disiapkan oleh Divisi SDM secara konvensional mandiri. Tatacara tersebut, ketika harus dilakukan pada calon kandidat yang cukup banyak dengan keterbatasan tenggat waktu dan keterbatasan personil yang bertugas menyusun dan mempersiapkan hal tersebut berpotensi pada kesalahan yang berasal dari kesalahan manusia (human error). Pada sisi pengambil keputusan, penyajian informasi faktual dalam format cetakan (hardcopy) tidak memberikan akses segera terhadap kebutuhan informasi, sehingga pemahaman menyangkut keunggulan kandidat pemimpin diantara kandidat pemimpin membutuhkan lebih banyak waktu. Ketika dihadapkan pada tenggat waktu yang sangat terbatas, kondisi tersebut dapat mengarahkan pada dua kondisi yang sama-sama merugikan organisasi, yaitu: keputusan yang diambil tidak melalui pertimbangan matang demi mengejar tenggat waktu, atau tidak muncul suatu keputusan, sehingga suatu unit organisasi untuk beberapa waktu akan mengalami kekosongan pemimpin; (2) Metode pengambilan keputusan yang mengacu pada banyak kriteria dan keterlibatan penilaian oleh pengambil keputusan yang bersifat samar, merupakan kombinasi untuk menghasilkan inkonsistensi keputusan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian dilakukan menyangkut aspek permasalahan, yaitu (1) Belum tersedianya sistem informasi yang dapat menunjang dan memfasilitasi proses pemilihan pemimpin; (2) Keputusan dalam memilih pemimpin belum didukung oleh suatu metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan dalam menghasilkan suatu rekomendasi keputusan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menyusun rancang bangun prototipe sistem pendukung keputusan pemilihan pemimpin Perum BULOG; (2) Mengimplementasikan pendekatan Fuzzy AHP sebagai model dalam merumuskan suatu rekomendasi keputusan yang terintegrasi dalam rancang bangun prototipe sistem pendukung keputusan pemilihan pemimpin Perum BULOG. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada proses pemilihan pemimpin strategis Perum BULOG, yaitu pemimpin pada jabatan jenjang utama, jenjang I, II dan III. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Dengan pendekatan tersebut diharapkan setiap tahapan yang terjadi dalam proses pemilihan pemimpin menyangkut siapa, apa, kapan, dimana dan bagaimana suatu permasalahan terjadi dapat dengan jelas teridentifikasi, sehingga memungkinkan untuk menyusun suatu rumusan solusi terbaik. Selain itu, karena berhubungan dengan rancang bangun sistem informasi, maka penelitian juga menggunakan pendekatan pengembangan sistem informasi, yaitu pengembangan aplikasi cepat (rapid application development) dengan menggunakan aplikasi pengembang Microsoft Visual Basic.Net serta mengacu pada siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle). Penelitian untuk merumuskan rancang bangun sistem pendukung keputusan pemilihan pemimpin Perum BULOG dilakukan dalam tiga tahap, yaitu investigasi, analisis dan disain. Tahap investigasi sistem dilakukan untuk mengetahui kelayakan konsep solusi bagi penyelesaian permasalahan, dimana aktifitasnya meliputi studi kelayakan organisasional, studi kelayakan teknis dan studi kelayakan operasional. Analisis sistem merupakan studi mendalam untuk merumuskan persyaratan fungsional yang akan digunakan sebagai dasar rancang bangun SPK pemilihan pemimpin, meliputi analisis organisasional, analisis sistem berjalan dan analisis persyaratan fungsional. Desain sistem adalah proses mewujudkan rancang bangun sistem mengacu pada hasil analisis sistem, yang terdiri atas disain data, disain proses dan disain antarmuka. Kesimpulan penelitian adalah rumusan rancang bangun prototipe sistem pendukung keputusan pemilihan pemimpin Perum BULOG dengan mengintegrasikan pendekatan Fuzzy AHP. Susunan rancang bangun meliputi proses identifikasi kandidat jabatan, kandidat pemimpin, analisis dan evaluasi kandidat sampai dengan perumusan rekomendasi calon kandidat pemimpin. Sedangkan model fuzzy AHP disusun atas tiga fungsi utama, meliputi fungsi penilaian kandidat pada setiap kriteria, fungsi penghitungan bobot prioritas untuk merumuskan rekomendasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan mempertimbangkan masukan, serta fungsi informasi rekomendasi yang akan menyajikan hasil rekomendasi dalam format yang mudah dipahami pengguna. Beberapa saran yang dapat disampaikan dari hasil penelitian ini adalah (1) Perlu dilakukan penelitian lebih mendalam atas rekomendasi yang dihasilkan sistem mengacu pada model fuzzy AHP yang diimplementasikan, sehingga akan diketahui sejauh mana hasil rekomendasi tersebut dapat dijadikan pedoman; (2) Apabila hendak diimplementasikan, proses bisnis yang selama ini dijadikan pedoman menjadi tidak relefan, untuk itu Perum BULOG perlu menyusun dan menyesuaikan kembali proses bisnis tersebut, sehingga maksud keberadaan rancang bangun prototipe SPK pemilihan pemimpin dapat optimal.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sistem Informasiid
dc.titleRancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pemimpin Perum Bulog Menggunakan Model Fuzzy Ahpid
dc.subject.keywordPerum Bulogid
dc.subject.keywordPemilihan Pemimpinid
dc.subject.keywordAhpid
dc.subject.keywordFuzzy Ahpid
dc.subject.keywordKepuasan Multi Kriteriaid
dc.subject.keywordPenilaian Samarid
dc.subject.keywordPengembangan Aplikasi Cepatid
dc.subject.keywordSiklus Hidup Pengembangan Sistemid
dc.subject.keywordSistem Informasiid
dc.subject.keywordSistem Pendukung Keputusanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record