| dc.description.abstract | Restoran Sop Buah Pak Ewok dan restoran Sop Duren Lodaya merupakan
salah dua restoran berbasis minuman es buah yang berkembang dengan cukup
baik di kota Bogor. Kedua restoran tersebut memiliki karakteristik produk
minuman es buah yang berbeda satu dengan yang lainnya. Berdasarkan hasil
identifikasi, perbedaan tersebut terdapat pada atribut rasa minuman es buah, jenis
dan jumlah variabel buah serta campuran kombinasi yang digunakan. Hal tersebut
membentuk kesukaan konsumen terhadap masing-masing produk. Masing-masing
produsen pun berusaha untuk mempengaruhi kesukaan konsumen melalui unsurunsur bauran pemasaran. Oleh karena itu diperlukan analisis persepsi dan
preferensi konsumen terhadap produk pada masing-masing restoran. Tujuan dari
penelitian ini adalah menganalisis perilaku pembelian, menganalisis persepsi
bauran pemasaran terhadap kegemaran minuman es buah, menganalisis preferensi
konsumen dan merumuskan strategi pemasaran pada Sop Buah Pak Ewok dan
Sop Duren Lodaya.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, perilaku pembelian
konsumen baik di Sop Buah Pak Ewok dan Sop Duren Lodaya adalah baik dan
cukup sering dilakukan. Konsumen rutin melakukan pembelian minuman es buah,
rata-rata 1-5 kali dalam sebulan. Restoran berbasis minuman es buah banyak
disukai dan dikunjungi oleh keluarga dan juga disukai sebagai tempat berkumpul
bersama teman. Berdasarkan hasil analisis diskriminan, pada Sop Buah Pak Ewok,
tidak terdapat unsur bauran pemasaran yang memengaruhi kegemaran terhadap
minuman es buah. Sedangkan pada Sop Duren Lodaya, terdapat unsur bauran
pemasaran yang memengaruhi kegemaran terhadap minuman es buah, yaitu unsur
harga, lokasi, promosi dan partisipan.
Berdasarkan hasil analisis konjoin dapat disimpulkan bahwa konsumen baik
pada Sop Buah Pak Ewok dan Sop Duren Lodaya memiliki kesukaan terhadap
rasa minuman es buah yang manis, variasi buah yang sangat beragam dengan
kombinasi buah saja, tanpa campuran bahan lain. Namun mengenai nilai
kepentingan, pada Sop Buah Pak Ewok, atribut variasi buah merupakan atribut
yang paling dipentingan, kemudian rasa dan kombinasi. Sedangkan pada Sop
Duren Lodaya, atribut rasa merupakan atribut yang paling dipentingkan,
kemudian variasi buah dan kombinasi. Implikasi strategi pemasaran yang dapat
dilakukan menggunakan prinsip unsur bauran pemasaran 7P, yaitu Product, Price,
Place, Promotion, Physical evidence, Process dan People. Strategi pemasaran
yang utama pada kedua restoran adalah dengan memperhatikan kesukaan
konsumen terhadap produk minuman es buah berdasarkan hasil analisis preferensi.
Selain itu untuk Sop Duren Lodaya untuk memperhatikan unsur harga, lokasi,
promosi dan partisipan yang memengaruhi kegemaran terhadap minuman es buah. | |