| dc.description.abstract | Di Indonesia, kopi menjadi komoditas perkebunan yang sangat digemari oleh
penduduk. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan konsumsi kopi di Indonesia
secara keseluruhan. Sebagai komoditas yang potensial, kopi banyak digunakan sebagai
bahan baku produk olahan oleh usaha kecil, menengah, dan besar. Budaya minum kopi
pada masyarakat Indonesia sudah berlangsung lama. Tetapi, seiring perubahan jaman,
terjadi perubahan gaya hidup masyarakat dalam menikmati kopi tersebut. Awalnya kopi
hanya dijadikan minuman biasa yang bisa diseduh sendiri dirumah. Meningkatnya
konsumsi kopi dan perubahan gaya hidup masyarakat menyebabkan mulai
berkembangnya industri coffee shop di Indonesia. Perkembangan coffee shop modern
ini dapat terlihat di pusat-pusat perkotaan karena penduduk perkotaan memiliki sikap
konsumtif yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk pedesaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen Coffee
Toffee, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan behavioral
Intention pada konsumen Coffee Toffee, menganalisis tingkat kepuasan dan behavioral
intention konsumen Coffee Toffee serta merumuskan implikasi manajerial untuk
meningkatkan kepuasan konsumen serta menimbulkan behavioral intention konsumen
Coffee Toffee.
Penelitian ini dilakukan di Coffee Toffee, Bogor Jalan H. Achmad Adnawidjaya
No.84, Pandu Raya, Bogor Utara. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus
2013 sampai dengan bulan Oktober 2013. Penelitian dilakukan dengan metode
deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Penentuan responden dilakukan dengan
teknik convenience sampling dengan jumlah responden yang digunakan sebanyak 150
responden. Teknik pengolahan dan analisis data yang dilakukan yaitu metode analisis
deskriptif dengan cara tabulasi data sehingga dihasilkan persentase data yang
menggambarkan karakteristik responden, analisis Structural Equation Model (SEM)
menggunakan program LISREL untuk menganalisis hubungan antara variabel kualitas
layanan, kualitas produk dan persepsi konsumen terhadap kepuasan serta pengaruh
kepuasan terhadap niat berperilaku konsumen serta analisis indeks kepuasan konsumen
untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut-atribut yang digunakan.
Analisis Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat
kepuasan konsumen.
Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh hasil bahwa konsumen Coffee
Toffee terbanyak adalah wanita dengan persentase 54 %. Coffee Toffee paling banyak
dikunjungi oleh pengunjung yang berprofesi sebagai karyawan swasta dan mahasiswa
dengan usia dibawah 30 tahun. Pengeluaran rata-rata per bulan pengunjung Coffee
Toffee terbanyak berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 dan dibawah Rp
1.000.000. sebagian besar konsumen yang datang ke Coffee Toffee menghabiskan uang
sebanyak Rp 25.000 hingga Rp 50.000 setiap berkunjung ke Coffee Toffee. Umumnya
pengunjung Coffee Toffee juga pernah berkunjung ke coffee shop lain selain Coffee
Toffee sehingga bisa disimpulkan bahwa pengunjung Coffee Toffee merupakan
konsumen dengan loyalitas ganda. Hal ini terlihat dari hasil analisis yang menunjukkan
bahwa 74 % responden pernah berkunjung ke coffee shop lain selain Coffee Toffee. | |