Show simple item record

dc.contributor.advisorSeminar, Kudang Boro
dc.contributor.advisorRamadhan, Arief
dc.contributor.authorPahlevi, Bagus
dc.date.accessioned2025-08-07T09:45:50Z
dc.date.available2025-08-07T09:45:50Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167339
dc.description.abstractInvestor sebelum melakukan investasi melihat sektor apa yang berperan penting dalam perekonomian di Indonesia dan salah satu sektor penting saat ini adalah agribisnis. Inti dalam melakukan investasi adalah mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan resiko sekecil-kecilnya, oleh sebab itu sangat penting bagi investor untuk melakukan analisa investasi terlebih dahulu dan investor mampu menyeleksi saham yang layak untuk diinvestasikan sehingga membantu terbentuknya portofolio yang optimal. Pembentukan portofolio dapat menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM). CAPM digunakan untuk menghitung besar nilai resiko dan return, tetapi CAPM terdapat kelemahan yaitu apabila terjadinya kesalahan dalam pemilihan saham pada saat awal pembentukan portofolio, maka mempengaruhi hasil dari portofolio dan tidak mampunya CAPM untuk mengetahui hubungan antar saham. Di Indonesia tercatat sebanyak 502 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (www.idx.co.id) dan sektor agribisnis tercatat sebanyak 44 perusahaan, sehingga untuk menyeleksi beberapa saham secara manual menjadi sangat subyektif dan lambat. Tujuan penelitian ini adalah membantu investor dalam menyeleksi saham yang layak secara obyektif, cepat, dan tepat dengan sistem berbasis komputer, sehingga menghasilkan portofolio yang optimal. Teknik komputasi yang digunakan adalah data mining dengan metode Association Rules Mining (ARM). ARM dapat digunakan untuk menentukan hubungan antar saham, tetapi ARM mempunyai kelemahan yaitu tidak mampu memprediksi tingkat return dan tingkat resiko. Penelitian ini menggabungkan ARM dengan CAPM yang mampu menutupi kelemahan dari keduanya. Proses seleksi saham menggunakan minimum support sebesar 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dan minimum confidence 50%. Penelitian ini menggunakan minimum support sebesar 20% untuk menjelaskan proses seleksi. Hasil dari CAPM+ARM dengan minimum support sebesar 20% adalah mampu menyeleksi saham-saham apa saja yang memberikan keuntungan, terbukti dengan membandingkan proses hasil seleksi 1-itemset dengan nilai Beta yang dihasilkan dari perhitungan CAPM, CAPM+ARM mampu menyeleksi nilai Beta dibawah 1. CAPM+ARM juga mampu mengetahui hubungan antar saham dan mampu membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePembentukan Portofolio Menggunakan Model Hybrid (Association Rule Mining dan Capital Asset Pricing Model) Bursa Efek Jakarta - Sektor Agribisnisid
dc.subject.keywordArmid
dc.subject.keywordCapmid
dc.subject.keywordCapm+Armid
dc.subject.keywordInvestasiid
dc.subject.keywordPortofolioid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record