Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorRujito, Hari
dc.contributor.authorAmalia, Firda Rachma
dc.date.accessioned2025-08-07T09:45:47Z
dc.date.available2025-08-07T09:45:47Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167337
dc.description.abstractStudi kelayakan merupakan studi menilai proyek yang akan dikerjakan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisis apakah usaha ayam broiler dengan pola kemitraan pada PT Prospek Mitra Lestari (PML) layak untuk diteruskan. Penelitian ini menganalisisis dua model kandang tradisional (tradisional) dan kandang modern (close) dengan skala yang berbeda yaitu 10,000 ekor dan 14,500 ekor layak atau tidak secara finansial, selain itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara kandang tradional dan kandang modern dengan estimasi selama sepuluh tahun untuk untuk memberikan rekomendasi atau masukan pemilihan kandang kepada peternak atau peternak pemula. Analisis sensitivitas didasarkan pada data penenerimaan dan pengeluaran terbaru dari peternak pada tahun 2012. Hasil analisis kelayakan usaha peternakan pola kemitraan dengan jenis kandang modern dan tradisional kapasitas 14,500 ekor layak dijalankan atau dikembangkan. Nilai NPV kandang modern bernilai positif yaitu Rp 1,100,218,647, sedangkan NPV kandang tradisional sebesar Rp 740,741,904. Nilai IRR kandang modern sebesar 46% dan tradisional sebesar 33% melebihi discount rate 10%. Analisis B/C >1 pada kandang modern dan tradisional sebesar 13% dan 11%. Analisis payback period kandang modern selama dua tahun enam bulan. Kandang tradisional selama tiga tahun tujuh bulan. Nilai GPM kandang modern sebesar 12% dan kandang tradisional sebesar 11%. Analisis ROI pada kandang modern kapasitas 14,500 ekor sebesar 8% dan kandang tradisional sebesar 5%. Hasil analisis kelayakan usaha peternakan pola kemitraan dengan jenis kandang modern dan tradisional kapasitas 10,000 ekor layak dijalankan atau dikembangkan. Nilai NPV kandang modern bernilai positif yaitu Rp 645,328,729, sedangkan NPV kandang tradisional sebesar Rp 77,202,009. Nilai IRR kandang modern sebesar 43% dan tradisional sebesar 17% melebihi discount rate 10%. Analisis B/C >1 pada kandang modern dan tradisional sebesar 10% dan 3%. Analisis payback period kandang modern selama dua tahun delapan bulan, kandang tradisional selama empat tahun empat bulan. Nilai GPM kandang modern sebesar 11% dan kandang tradisional sebesar 4%. Analisis ROI pada kandang modern sebesar 6% dan kandang tradisional sebesar 2%. Kelayakan usaha ayam peternakan broiler pola kemitraan kandang tradisional dan kandang modern dengan estimasi sepuluh tahun ke depan menunjukkan bahwa kandang modern paling layak dibandingan dengan kandang tradisional. Hal ini dapat dilihat dari nilai NPV, IRR, PP, B/C, GPM dan ROI kandang modern lebih besar dibandingkan kandang tradisional. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kandang tradisional sangat sensitif terhadap perubahan harga dibandingkan dengan kandang modern, hal ini ditunjukkan pada kandang tradisional kapasitas 10,000 ekor menghasilkan nilai terkecil yaitu peka terhadap kenaikan biaya sebesar 2% dan penurunan harga jual ayam sebesar 1.7%
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Broiler Modern dan Tradisional (Studi Kasus Peternakan Pola Kemitraan Pt.Prospek Mitra Lestari Di Kabupaten Jember)id
dc.subject.keywordAyam Pedagingid
dc.subject.keywordStudi Kelayakanid
dc.subject.keywordKandang Modernid
dc.subject.keywordKandang Tradisionalid
dc.subject.keywordAnalisis Finansialid
dc.subject.keywordInflowid
dc.subject.keywordOutflowid
dc.subject.keywordProyeksi Laba Rugiid
dc.subject.keywordAnalisis Sensitivitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record