Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukytawati
dc.contributor.authorRoeshardianto, Prabono
dc.date.accessioned2025-08-07T09:44:31Z
dc.date.available2025-08-07T09:44:31Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167306
dc.description.abstractPermintaan energi listrik di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Salah satu prioritas utama yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi peningkatan permintaan tersebut adalah dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro. Sementara dalam proses pembangunannya, umumnya investor menunjuk kontraktor EPC untuk membangun pembangkit tersebut. Dalam proses EPC, ditemukan banyak potensi risiko yang dihadapi perusahaan. PT XYZ adalah salah satu perusahaan yang menghadapi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalisis/mengukur tingkat kepentingan risiko dan menyusun strategi mitigasi risiko atas risiko yang melekat pada proyek EPC pembangunan PLTM di PT XYZ. Tujuan pertama (identifikasi risiko) dijawab menggunakan kajian pustaka dan diskusi terhadap stakeholder. Peneliti mengidentifikasi sebanyak 53 faktor risiko yang dihadapi PT XYZ dalam pekerjaan proyek EPC pembangunan PLTM. Peneliti membaginya dalam 5 aspek, yaitu : aspek finansial sebanyak 4 variabel risiko, aspek administrasi kontrak sebanyak 4 variabel risiko, aspek pelaksanaan proyek (proses EPC) sebanyak 36 variabel, aspek lingkungan sebanyak 6 variabel dan aspek regulasi pemerintah sebanyak 3 variabel. Tujuan kedua (mengukur tingkat kepentingan risiko) dijawab menggunakan metode Relative Important Index (RII). Hasil penelitian memperoleh penilaian sangat penting terhadap 22,64% dari 53 variabel risiko yang telah di identifikasi pada tahap pertama. Adapun tiga variabel tertinggi yaitu : availability dan reliability plant yang rendah; perubahan nilai tukar mata uang; pengalaman dan kemampuan detailer dan desainer yang rendah. Tujuan ketiga (prioritas strategi mitigasi) dijawab menggunakan metode AHP. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap strategi, Pembenahan SDM menjadi perhatian utama yang harus difokuskan oleh perusahaan. Pembenahan kedua yang harus dilakukan adalah perbaikan pada proses Engineering.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Risiko dan Strategi Mitigasi Pada Proyek Epc Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Di Pt.Xyzid
dc.subject.keywordStrategi Mitigasiid
dc.subject.keywordIdentifikasi Risikoid
dc.subject.keywordProyek Pltmid
dc.subject.keywordAhpid
dc.subject.keywordRii (Relative Importance Index)id
dc.subject.keywordProses Epcid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record