Perencanaan Strategik Bisnis Baru Jasa Salon Spa Studi Kasus Cv.Xyz Di Bogor
View/ Open
Date
2015Author
Azzuhro, Maslichah
Sukardi
Hardjomidjojo, Hartrisari
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri kecantikan seperti salon spa dan relaksasi merupakan industri
yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Selain itu, industri ini
merupakan industri life style yang siklus hidupnya pendek, mengikuti trend
kecantikan dan gaya hidup dan sangat memperhatikan kualitas serta kebutuhan
konsumen (Widjaja, 2010).
CV. XYZ yang merupakan perusahaan pendatang baru masih dalam skala
unit usaha kecil yang ingin bertahan dan berkembang dalam persaingan bisnis
tersebut. Untuk dapat bertahan, berkembang dan bersaing, perusahaan berupaya
mereformulasi konsep bisnis dari yang ada sekarang. Perusahaan perlu membuat
perencanaan strategi untuk merumuskan strategi bisnis baru yang sesuai dengan
kompetensi yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, tujuan penelitian ini
adalah membuat perencanaan strategik bisnis dengan (1) mengidentifikasi situasi
bisnis perusahaan; (2) menganalisis daya tarik industri kecantikan salon dan spa
untuk dapat menentukan posisi bisnis; (2) merumuskan strategi bisnis yang dapat
digunakan oleh CV. XYZ termasuk didalamnya strategi operasional, pemasaran,
dan sumber daya manusia.
Perencanaan strategik berperan sebagai pedoman bagi perusahaan dalam
menjalankan bisnisnya agar dapat tumbuh dan berkembang. Dalam penyusunan
perencanaan tersebut, pendekatan yang dipilih dalam pembahasan adalah strategi
bisnis SWOT, matrik IE dan matrik Daya Tarik Industri GE-McKinsey.
Pendekatan ini untuk menganalisis struktur industri, mengenal pesaingnya dan
mengidentifkasi posisi bisnis bagi perusahaan pendatang baru dalam industri
kecantikan salon dan spa dan strateginya. Selain itu, ketiga pendekatan strategi
tersebut digunakan untuk memperoleh strategi yang sesuai untuk perusahaan
tanpa kehilangan esensi dari masing-masing strategi.
Penelitian ini dilakukan selama bulan April hingga Juni 2014 di CV. XYZ
dan salon spa sekitar Darmaga dan Bogor Kota. Sumber data primer dari internal
organisasi (owner), karyawan perusahaan, dan konsumen salon CV. XYZ,
konsumen dan karyawan dari salon spa yang lain yang tersebar di wilayah
Dramaga dan Bogor Kota. Pemilihan responden dilakukan secara purposive
sampling kepada satu orang internal perusahaan, 20 responden konsumen CV.
XYZ, 40 responden konsumen salon spa lainnya, dan 20 responden yang belum
pernah ke salon atau spa. Selain itu, dipilih 5 orang responden karyawan salon dan
spa dengan kriteria ahli dan lama bekerjanya diatas dua tahun ditempat yang
sama. Adapun, sumber untuk data sekunder seperti hasil riset, dan studi
dokumentasi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan
observasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa perusahaan berada pada industri
kecantikan salon dan spa di Bogor yang memiliki daya tarik yang tinggi. Namun,
sebagai bisnis pendatang baru, CV. XYZ memiliki kekuatan bisnis rata-rata.
Strategi pengembangan bisnis yang perlu dilakukan dalam upaya reformulasi
konsep bisnis baru perusahaan adalah dengan strategi penetrasi pasar untuk merah peluang sebesar-besarnya. Reformulasi konsep bisnis baru yang sesuai dengan
kompetensi perusahaan dengan menerapkan strategi fokus diferensiasi sebagai
penyedia jasa totok.
Pada kegiatan perencanaan strategi ini, visi dan misi perusahaan yang
sekarang tidak sesuai dengan kondisi situasi bisnis dan kompetensi perusahaan.
Dengan demikian, perusahaan perlu merumuskan kembali visi misi dan tujuannya
yang sesuai dengan kondisi situasi bisnis dan strategi yang telah dirumuskan.
Collections
- MT - Business [4057]
