Show simple item record

dc.contributor.advisorSatria, Arif
dc.contributor.advisorSuprayitno, Gendut
dc.contributor.authorKurniawan, Hendra
dc.date.accessioned2025-08-07T09:41:42Z
dc.date.available2025-08-07T09:41:42Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167216
dc.description.abstractBank Syariah memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang. Industri perbankan syariah mulai mengalami perkembangan yang pesat setelah disahkannya UU No. 10 Tahun 1998. Secara garis besar jenis kegiatan usaha bank syariah dapat dibagi menjadi ke dalam penghimpunan dana, penyaluran dana, pelayanan jasa, dan kegiatan sosial. Pembiayaan syariah merupakan kegiatan penyaluran dana yang telah dihimpun dari masyarakat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan berlandaskan pada hukum islam dan sesuai dengan syariat. Tiga sektor pembiayaan syariah terbesar adalah jasa dunia usaha, perdagangan, restoran, dan hotel, dan jasa sosial/ masyarakat. Salah satu sektor yang memiliki potensi dan dapat dikembangkan adalah sektor jasa sosial dan masyarakat, khususnya pembiayaan umroh. Pelarangan dana talangan bagi calon jamaah haji, disusul dengan peraturan pembatasan kuota hingga menyebabkan jumlah waiting list yang semakin membludak menyebabkan sebagian masyarakat beralih ke alternatif pemberangkatan ibadah ke tanah suci lainnya yaitu umrah. Peralihan dari ibadah haji ke umrah didukung oleh mudahnya masyarakat untuk memanfaatkan pembiayaan/kredit perjalanan wisata yang diberikan oleh industri perbankan sehingga pembiayaan umrah memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan. Bank Syariah XYZ merupakan salah satu bank syariah terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki produk pembiayaan syariah dan merupakan pemimpin pasar dalam produk pembiayaan umrah syariah. Salah satu daerah yang berpotensi untuk mengembangkan produk pembiayan umrah adalah Kabupaten Bogor, terutama Kecamatan Cibinong. Dari Key Performance Indikator (KPI) tahun 2014 Cabang Bank Syariah terlihat bahwasanya penjualan pembiayaan umrah masih jauh dari target yang diamanahkan. Rendahnya pencapaian tersebut menjadi tantangan bagi Cabang Bank Syariah, terlebih pada target bisnis di tahun 2015 pembiayaan umrah mengalami kenaikan target yang cukup besar. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan dan loyalitas nasabah dan kemudian menentukan strategi pemasaran yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, Stuctural Equation Modelling (SEM) jenis PLS dan Analytic Network Process (ANP) dengan pendekatan teori kepuasan dan loyalitas konsumen. Berdasarkan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa menggunakan alat analisis SEM dalam penelitian ini menunjukkan bauran pemasaran secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Cabang Bank Syariah. Dimensi bauran pemasaran yang memiliki pengaruh besar terhadap kepuasan nasabah adalah produk, harga, orang/karyawan, dan proses dengan nilai faktor muatan diatas 0.99. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwasanya bauran pemasaran pun secara signifikan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah Cabang Bank Syariah. Dimensi bauran pemasaran yang memiliki pengaruh besar terhadap loyalitas nasabah adalah produk, harga, orang/karyawan, bukti fisik dan proses dengan nilai faktor muatan diatas 0.99. Selain itu, kepuasan nasabah cabang Bank Syariah memengaruhi loyalitas nasabah terhadap cabang Bank Syariah. Struktur ANP digunakan untuk memilih alternatif pada proses perancangan strategi pemasaran produk pembiayaan umrah Bank XYZ dirancang berdasarkan hasil analisa, studi literatur, dan rekomendasi pakar. Rancangan strategi yang diusulkan oleh pakar, diperoleh dengan menggunakan ANP. Berdasarkan hasil analisa wawancara terstruktur dengan pakar diperoleh prioritas alternative strategi sebagai berikut: menerapkan kerjasama dengan berbagai travel dan asosisasi travel umrah di setiap daerah letak cabang Bank Syariah XYZ berdiri merupakan prioritas utama dengan bobot prioritas 56.03 %. Sedangkan menerapkan cross selling melalui data base bank merupakan prioritas kedua dengan bobot prioritas 20.91 %. Untuk urutan prioritas ketiga adalah perbaikan fitur produk dengan bobot prioritas sebesar 11.96 %. Prioritas terakhir adalah mengadakan eksibisi bertemakan wisata ibadah dengan bobot sebesar 11.08 %. Berdasarkan hasil analisis ANP maka menerapkan kerjasama dengan berbagai travel dan asosisasi travel umrah di setiap daerah letak cabang Bank Syariah XYZ berdiri keuntungan dan peluang yang paling tinggi dibandingkan dengan risiko yang mungkin timbul.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titlePerancangan Strategi Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Pembiayaan Umrah (Studi Kasus Cabang Bank Syariah Xyz)id
dc.subject.keywordAnpid
dc.subject.keywordKepuasan Nasabahid
dc.subject.keywordLoyalitas Nasabahid
dc.subject.keywordStrategi Bauran Pemasaranid
dc.subject.keywordStructural Equation Modelling (Sem)id
dc.subject.keywordPlsid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record