| dc.description.abstract | Dewasa ini, wanita turut membantu pendapatan keluarga dengan bekerja.
Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, maka dibutuhkan makanan yang
praktis dan memiliki asupan gizi yang cukup. Chicken nugget merupakan salah
satu solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Chicken nugget merek Belfoods Royal diluncurkan pada tahun 2011,
sebagai merek premium menggantikan merek Delfarm dan Belfoods di pasaran.
PT Belfoods Indonesia sebagai produsen merek tersebut mengganti, nama, logo
serta kemasan untuk menampilkan citra produk chicken nugget yang
mengedepankan kesehatan konsumennya. Sebagai merek baru, Belfoods Royal
harus mengetahui perilaku pembelian konsumen dan persepsinya terhadap
produk chicken nugget yang ada. Beberapa pesaing dari PT Belfoods Indonesia
adalah PT Charoen Phokpand Indonesia dengan merek Golden Fiesta yang juga
diposisikan sebagai merek premium bagi konsumen, dan PT So Good Food
dengan merek So Good yang diposisikan sebagai merek yang disukai oleh anakanak
dengan promosi yang sangat atraktif.
Dari penjabaran di atas maka tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis
segmentasi pasar konsumen chicken nugget merek Belfoods Royal, (2)
menganalisis positioning pasar konsumen chicken nugget merek Belfoods Royal
dan pesaingnya berdasarkan atribut-atribut yang ada dalam produk, dan (3)
merekomendasikan strategi pemasaran bagi produk chicken nugget merek
Belfoods Royal berdasarkan segmentasi, dan positioning produk.
Untuk menganalisis segmentasi pasar chicken nugget merek Belfoods
Royal, digunakan alat analisis K-Means. Analisis Korespondensi digunakan untuk
melihat kedekatan atribut produk chicken nugget dengan pesaing Belfoods Royal
(Golden Fiesta, dan So Good).
Hasil penelitian berdasarkan aspek psikografis yang menggunakan analisis
K-Means Cluster, menghasilkan 3 (tiga) segmen responden konsumen chicken
nugget yaitu: Experiencer (4.4%), Rasional (13.9%), dan Konvensional (81.7%).
Target segmen potensial adalah segmen konvensional yang cenderung tidak
menyukai hal yang modern atau sedang tren di masyarakat dengan karakteristik
demografis yaitu wanita karier (pegawai negeri), berusia 35-44 tahun, telah
menikah dan memiliki ukuran keluarga kecil (1-4 orang), memiliki tingkat
pendidikan pada perguruan tinggi,berpenghasilan keluarga per bulan yang
berkisar antara RP.7.500.001-Rp.10.000.000, dan memiliki pengeluaran perbulan
untuk konsumsi sebesar Rp.2.500.001-Rp.5.000.000. Merek Belfoods Royal
diposisikan oleh konsumen memiliki rasa yang enak, dan merek So Good
Merupakan kompetitor yang paling besar pada segmen konvensional.
Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat dirumuskan beberapa
rekomendasi strategi pemasaran bagi PT Belfoods Indonesia, yaitu: (1)
menetapkan tagline yang tepat bagi konsumen ibu dan anak, merubah kemasan
menjadi lebih berwarna dan sertifikasi-sertifikasi yang dimiliki oleh Belfoods
Royal, mengembangkan produk dengan bentuk hewan, alphabet, dan angka, serta
mempertimbangkan untuk membuat produk chicken nugget tanpa bahan
pengawet. (2) menampilkan promosi above the line dengan memasang iklan pada
hari minggu pagi di televisi nasional dan below the line dengan memasuki sekolah
tingkat TK dan SD. (3) mempertahankan harga Belfoods Royal sesuai dengan
target menengah ke atas. (4) meratanya distribusi pada hypermarket dan
supermarket, memasuki retailer menengah seperti Alfamart dan Indomart, serta
freezer point pada perumahan-perumahan tertentu.
Terdapat 3 (tiga) saran yang muncul dalam penelitian ini, yaitu (1)
melakukan kajian penelitian lebih lanjut mengenai mengenai persepsi dan
preferensi produk chicken nugget dengan melihat perilaku konsumen anak dalam
pemilihan alternatif merek yang ada, (2) melakukan kajian penelitian lebih lanjut
mengenai sensitivitas harga chicken nugget terhadap konsumen ibu, (3)
melakukan kajian penelitian lebih lanjut untuk mengkaji mengenai celah untuk
memasuki pasar bisnis konsumen (hotel dan restoran). | |